Dandim Tabanan Tegaskan Netralitas TNI dalam Pilkada

Acara ngopi pagi bersama wartawan, yang digagas Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, di Makodim Tabanan, Kamis (8/10).
586 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto kembali menegaskan tentang netralitas TNI dalam Pilkada Tabanan 2020. “TNI, khususnya jajaran Kodim 1619/Tabanan, bersikap netral dan tidak memihak salah satu paslon manapun,” tegasnya, saat acara ngopi bersama wartawan, di Makodim Tabanan, Kamis (8/10).

Apabila ada personel TNI yang melanggar, kata Toni, agar dilaporkan, sehingga akan diberikan sanksi tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku. “Saya kembali menegaskan hal itu, karena kita semua mengharapkan pelaksanaan pemilu yang damai dan demokratis,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Kodim Tabanan dalam pengamanan pilkada akan mendukung Polri, dan telah menyiapkan 155 personel yang siap di-BKO-kan untuk perbantuan kepada Polri. Diharapkan pula dalam setiap pelaksanaan
tahapan pilkada, semua pihak tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari kemunculan klaster baru penyebaran Covid-19 di Tabanan.

Di depan awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Tabanan (Pewarta), Toni pun menilai peran media massa sebagai salah satu bagian masyarakat yang memiliki kewajiban untuk mengontrol kinerja
pemerintah. “Apalagi pada era keterbukaan informasi publik seperti saat ini, dapat memberikan dampak positif dalam menentukan kebijakan,” ujarnya didampingi Kasdim Mayor Inf. Dewa Putu Oka, Pgs. Pasi Intel M. Khayyun, Pasiops Kapten Putu Sumarnia, dan Danunit Intel Letda Inf. I Wayan Riasa.

Menurut Toni, ajang silahturahmi dengan wartawan dalam menjalin persahabatan dan keakraban telah berlangsung sejak lama. Dia berharap hal itu tumbuh komunikasi antara Pewarta dan Kodim akan terjalin dengan baik, dalam pengabdian terhadap bangsa dan negara, khususnya di Tabanan, sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing.

Dalam pertemuan santai tersebut juga sempat menyinggung situasi pada masa pandemi Covid-19, yang sudah berlangsung sekitar 8 bulan sejak Februari 2020. Dikatakan, pemerintah pusat maupun daerah, beserta
aparat TNI, Polri, dan instansi terkait, juga seluruh komponen masyarakat, telah melakukan berbagai upaya untuk membendung penyebaran Covid-19. “Namun tidak dapat dihindari bahwa Tabanan juga sempat berstatus zona merah penyebaran Covid-19,” ujar Toni.

Sesuai Inpres No. 6 Tahun 2020, menyusul Pergub Bali No. 46 Tahun 2020 dan Perbup Tabanan No. 44 Tahun 2020, menyebutkan keterlibatan TNI dalam rangka pendisiplinan masyarakat. Yang dimaksudkan adalah
penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 pada era tatanan kehidupan baru. “Dalam pelaksanaan, TNI mem-back up Pemda dan Polri, untuk penegakan hukum prokes ini,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Pewarta, Donny Darmawan, menyambut baik acara ngopi bareng yang digagas Dandim Tabanan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, wawancara, dan foto bersama. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.