Dandim Bangli Apresiasi Pemkab Hentikan Sementara PTM

Kunjungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas ke salah satu sekolah di Bangli. Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana, mengapresiasi langkah Didiskpora Bangli menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah meningkatkan kasus Covid-19.
109 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Dihentikannya proses pembelajaran tatap muka (PTM) oleh Didiskpora Bangli mulai Senin (11/1/2021) mendapat apresiasi dari Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana. Kebijakan tersebut dinilai dapat mengurangi potensi penyebaran Covid-19, di tengah masih tingginya angka kasus positif Corona di Bangli.

Sebelumnya, Bangli menjalankan PTM mulai 4 Januari lalu untuk jenjang pendidikan SD dan SMP dengan menerapkan pola sif ganjil-genap, sebagai upaya pembatasan siswa dalam kelas. Proses pembelajaran pun dibatasi, yakni selama tiga jam pelajaran atau selama 1 jam 30 menit.

Dandim Suwardana mengatakan, kebijakan itu sebagai langkah tepat agar tidak terjadi klaster baru di Bangli yaitu klaster sekolah. Dia menyebut dalam waktu sepekan terakhir kasus Covid-19 di wilayah Bangli sedikit meningkat, kebanyakan dari klaster keluarga. “Kita tidak ingin ada klaster lagi di wilayah Bangli, sehingga surat edaran Pemkab Bangli menghentikan sementara PTM sangat tepat di tengah perkembangan Covid-19 yang masih merebak,” ujarnya.

Dia mengakui selama sepekan pelaksanaan PTM memang tidak muncul klaster baru, karena benar-benar menerapkan protokol Kesehatan. Hanya, dengan makin meningkat kasus Covid 19 dari klaster keluarga, perlu langkah antisipasi untuk melaksanakan pembatasan. “Mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan, dan memegang teguh disiplin menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan kita semua,” ajaknya. 028

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.