Dampak Ekonomi Covid-19, Parta Ajak Warga Bangun Ketahanan Pangan Keluarga 

864 Melihat
Anggota DPR RI Nyoman Parta menanam sayur nayur dlahan kosong di wilayah Tatiapi Pejeng Kawan, Tampaksiring – POS BALI/ADI

GIANYAR, posbali.co.id – Diam di rumah tanpa dibarengi dengan kegiatan positif, tentu akan menjenuhkan. Selain mengikuti imbauan pemerintah agar tinggal rumah, juga menghilangkan kejenuhan. Untuk itu, anggota DPR RI, I Nyoman Parta dipasolitasi PAC PDIP Tampaksiring melaksanakan gerakan menanam diahan yang kosong dan membuat kebun keluarga, Jumat (24/4/2020) di Banjar Tatiapi, Pejeng Kawan, Tampaksiring.

Anggota DPR RI, I Nyoman Parta mengatakan, tujuan dari gerakan menanam ini, untuk menjaga ketersediaan pangan baik untuk umum maupun keluarga. “Kegiatan di Tatiapi ini, kebetulan ada tanah kosong milik keluarga besar Arya Pengalasan. Saya menganjurkan mereka tanam kebutuhan sayut mayur, ternyata disambut dengan baik. Saya bantu bibitnya,” ujar politisi PDIP ini.
Disamping itu, kegiatan ini juga sebagai media hiburan, untuk mengisi waktu karena banyak yang tinggal di rumah. “Juga sebagai media edukasi untuk anak-anak agar belajar berkebun dirumah dan mencintai  tanaman,” jelasnya.
Dan tidak kalah penting, kata politisi asal Desa Guwang Sukawati ini, dalam suasana wabah Covid-19, dimana banyak orang kehilangan pekerjaan, baik karena PHK dan dirumahkan. Mereka kebanyakanntidak memuliki penghasilan, sehingga akan sulit memenuhi jebutuhan hifupnya. “Intinnya terjadi penurunan pendapatan, selanjutnnya terjadi penurunan daya beli. Berkebun adalah dalam rangka meminimalisir pengeluaran keluarga,” ungkapnya.
I Nyoman Parta mengajak warga menanam di lahan kosong atau pekarangan rumah – POS BALI/ADI
Parta mengatakan, merasa lebih sopan, jika membatu bibit, karena ada  spirit pemberdayaan daripada membantu sembako,  yang hanya sekali dan terbatas. “Jika bibit kita bisa sebar ke banyak orang, tanpa memandang kaya miskin. Tapi kalau sembako, pasti menimbulkan kecemburuan dan hanya bisa sekali. Kalau cabe bisa bertahan berbuah  1,5 tahun, tomat dan terong bisa lebih dari 6 bulan,” ujarnya.
Parta berpesan kepada adik-adik yang kehilangan pekerjaan, bahwa ini bukan akhir, life is never flat. “Ayo lakukan aktivitas untuk bisa bertahan hidup, jaga-jaga kalau kondisi krisis ini lama,” pungkasnya.
Ketua PAC PDIP Tampaksiring, Dewa Gede Agung Pastika, pada kesempatan tersebut juga menyumbangkan bibit cabe. Dikatakanya, apa yang dilakulan Nyoman Parta sangat berarti bagi masyarakat Tatiapi. “Ini langkah positif yang patut didukung semua pihak. Ketahanan pangan patut menjadi perhatian semua pihak,” ujar anggota DPRD Gianyar yang biasa disapa DKM ini.
Kegiatan ini di fasilitasi oleh PAC PDI Perjuangan Tampak Siring, hadir bersama anggota DPRD Gianyar, Pengurus PAC, Perbekel Pejeng Kawan, Kelian-Kelian Dinas dan Adat, serta Pekaseh. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.