Daftar Bacabup, Boping Tak Gentar Lawan Sanjaya

699 Melihat
Boping serahkan Fomulir Pendaftaran bakal Calon Bupati Tabanan

TABANAN, POS BALI – Berhembus kabar kader yang telah menjabat untuk dilanjutkan kembali pada periode berikutnyaa. Informasi itu juga berlaku untuk kader yang telah menjadi wakil bupati untuk naik kelas menjadi bupati pada Pilkada 2020 mendatang. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya disebut-sebut memiliki tiket prioritas untuk duduk sebagai calon Bupati Tabanan.

Adanya informasi tersebut, I Ketut Suryadi alias Boping tak gentar menghadapi Sanjaya yang digadang-gadang telah memiliki golden tiket.  “Sebelum (rekomendasi-red) turun dari DPP kan masih ada peluang bagi semua kader. Rekomendasi menjadi hak prerogratif ketua umum. Sebelum semua valid dan faktual itu (rekomendasi-red) diterima oleh siapa, itu baru final. Ini kan belum. Soal ngomong silahkan saja,” kata Boping disela-sela penyerahan berkas pendaftaran sebagai bakal Calon Bupati di Sekretariat DPC PDIP Tabanan, Kamis (19/9).

Boping menjadi kader yang ketiga mendaftar sebagai bakal calon bupati  setelah I Komang Gede Sanjaya, dan Widnyana, kemudian posisi keemata disusul oleh I Gede Suamba. Terkait nama-nama yang mendaftar sebagai calon bupati itu, menurut Suryadi bukan saingan melainkan sahabat yang sama –sama berusaha untuk membesarkan partai. “Semua itu kembali ke partai. Saya mencintai partai dan mengormati partai,”ucap Anggota DPRD Bali itu.

klik di sini : Vidio Adik Bupati Daftar Bacawabup

Boping yang juga mantan Ketua DPRD Tabanan menyerahkan fomulir pendaftaranya tepat pukul 12:00. Menurutnya hal itu sengaja dilakukan karena menurutnya posisi matahari tegak dan bersinar terang. “Spiritanya adalah matahari di Tabanan harus tegak, kukuh tidak boleh goyah. Saya ingin mengembalikan matahari Tabanan biar bersinar terang buat Tabanan.  Tidak miring ke kanan dan kiri. Jadi terangnya maksimal,” katanya.

Sementera sebelumhya, KOmang Gede Sanjaya, yang disbeut-sebut memiliki peluang besar mengatakuan jika dirinya hanya memiliki kesempatan untuk berjuang di ekskutif. Sementara kawan-kawan lainnya telah berhasil dalam perjuangan untuk duduk dikursi legislative, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat. “Saya tidak berjuang di situ (legislatif), tapi kawan-kawan lainnya sudah sukses, jadi saya hanya berpeluang di eksekutif,” kata Sanjaya.

“Saya dikatakan dapat perioritas, tapi semua ada mekanisme dalam partai. Apapun keputusan partai kami akan tetap hormati,” ucap Sanjaya. 020

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.