Cuti Bersama Lebaran, Layanan Samsat Tetap Buka

759 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Saat libur bersama lebaran tahun 2019, pelayanan Samsat di seluruh Bali diwajibkan tetap buka dan melayani para wajib pajak kendaraan yang ingin melakukan kewajibannya melunasi pajak kendaraannya. Hal itu berdasarkan surat edaran Gubernur Bali, Wayan Koster No.1419 tentang Layanan Samsat dan diteruskan dengan sosialisasi Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) I Made Santha, SE.M.Si. terkait cuti bersama Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 3, 4 dan 7 Juni 2019.

Seperti diungkapkan, Kepala UPT Samsat Denpasar I Putu Sudiana S.Sos mengakui seluruh layanan Samsat di Bali tetap buka seperti biasa saat cuti bersama Hari Raya Idul Fitri. Tujuannya agar Samsat tetap bisa melayani masyarakat yang pajak kendaraannya jatuh tempo pada saat hari libur nasional. Begitu juga dengan Samsat Keliling (Samling) juga tetap melakukan operasional seperti biasa serta tetap melakukan razia sekaligus melaksanakan Samsat door to door dengan mendatangi wajib pajak langsung ke rumahnya.

“Untuk cuti bersama kami tetap buka seperti biasa untuk melayani para wajib pajak yang akan melunasi pajak kendaraanya. Jadi Samsat akan buka seperti biasa dari jam 7.30 sampai 14.30 sore. Tetapi kami tetap libur hanya pada tanggal merah saja, yaitu tanggal 30 Mei 2019, dan 5 sampai 6 Juni 2019,” ucapnya di Denpasar, Senin (27/5/2019). Birokrat asal Buleleng tersebut menjelaskan, ketika ada wajib pajak yang jatuh tempo kendaraannya mati disaat libur pada tanggal merah, pihaknya memberikan dispensansi tidak terkena denda.

“Tetapi di hari berikutnya setelah tanggal merah wajib pajak harus segera melunasi pembayaran pajaknya jangan sampai lewat dalam satu hari setelah tanggal merah. Kalau jatuh tempo kendaraannya jatuh pada tanggal merah kita beri dispensansi tanpa denda, tapi jangan sampai lewat satu hari setelah tanggal merah,” ungkapnya, seraya mengakui pelayanan ekstra yang dilakukan ketika memasuki hari cuti bersama sudah diterapkan semenjak 3 tahun lalu yaitu di 2016, dan antusias masyarakat Denpasar pun cukup tinggi dalam mengikuti layanan Samsat tersebut.

Hal itu terlihat ketika di hari biasa jumlah pelayanan Samsat mencapai 3 ribu wajib pajak, tetapi ketika menjelang hari raya jumlahnya akan meningkat mencapai 4.500 wajib pajak perharinya. “Ketika memasuki hari raya, wajib pajak pasti meningkat karena para wajib menggunakan kendaraannya untuk mudik agar ketika di jalan para wajib pajak tidak menemui kendala,” paparnya. 016

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.