Curi Gabah, Petani Asal Bondowoso Ditangkap

Hermanto (kanan), tersangka pencurian gabah, ketika menjalani pemeriksaan di Polsek Kediri, Minggu (6/12/2020).
449 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Hermanto (34), petani asal Bondowoso, Jawa Timur, yang tinggal di Desa Nyitdah, Kediri, Tabanan ditangkap polisi pada Minggu (6/12/2020). Dia diduga terlibat dalam kasus pencurian gabah di KUD Nyitdah, Banjar Antugan, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan I Nengah Sabuh (55), yang juga pemilik gabah di KUD tersebut. Dalam laporannya ke Polsek Kediri, korban mengatakan bahwa pada Senin (30/11/2020) sekitar pukul 08.00 Wita, dia bersama anaknya, I Wayan Dian Antari dan I Nyoman Widana, menjemur 36 kampil gabah di penjemuran gabah milik KUD Nyitdah.

Selama tiga hari di tempat penjemuran gabah, hingga Rabu (2/12/2020) sekitar pukul 15.00 Wita, korban baru mengecek gabahnya. Ternyata gabahnya itu tinggal 28 kampil. Selanjutnya, pada Jumat (4/12/2020), korban bersama anaknya kembali menjemur gabah dan gabah jenis ketan, di tempat yang sama.

Keesokan harinya, Sabtu (5/12/2020) sekitar pukul 06.00 Wita, korban kembali mengecek gabahnya, dan dia melihat kondisi penutup gabah yang berubah dan terdapat beberapa ceceran gabah. Atas hal yang mencurigakan dan telah kehilangan sejumlah kampil gabanya itu, dia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kediri.

Akibat kejadian tersebut, pada saat kehilangan gabah yang pertama, korban mengalami kerugian Rp1.920.000. Sementara kerugian kedua sekitar Rp780.000, sehingga total kerugian sebesar Rp2.700.000.

Kapolsek Kediri Kompol I Gusti Nyoman Wintara, mengatakan, dari keterangan korban dan hasil penyelidikan di lapangan, terdapat beberapa ceceran gabah yang mengarah ke sebuah tempat pembuatan genteng di sebelah selatan TKP. “Berdasarkan informasi tersebut, Panit 2 Reskrim Iptu I Putu Sartika bersama anggota menangkap tersangka, dan kemudian dibawa ke Polsek Kediri. Yang bersangkutan pun mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian gabah,” ujarnya.

Tersangka disangkakan pelanggaran Pasal 362 KUHP. Tersangka masih menjalani pemeriksaan. Dalam kasus ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yaitu delapan kampil gabah dan sebuah tangga kayu. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.