Curi Data Nasabah, WN Bulgaria Diadili

Terdakwa Krasimir Stoykov
Terdakwa Krasimir Stoykov
221 Melihat

DENPASAR, POS BALI – Lagi, Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan kejahatan perbankan yakni pencurian data dengan menggunakan skimmer di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Kali ini, WNA asal Bulgaria, Krasimir Stoykov diseret Jaksa Penuntut Umum (JPU), Siti Sawiyah ke kursi terdakwa. Pria berusia 42 tahun ini diduga melakukan pencurian data nasabah Bank Mandiri.

Dalam sidang dengan agenda dakwaan, Senin (23/9),  terungkap terdakwa yang bekerja sebagai agen asuransi Doverie di Bulagria ini nekat membobol mesin ATM Mandiri lantaran  kehabisan uang beli tiket pulang ke negara asalnya.  “Terdakwa dengan segaja dan tanpa hak melawan hukum mengakses komputer atau sistem elektronik milik orang lain dengan cara apapun,” ungkap Jaksa Siti Sawiyah dihadapan majelis hakim yang diketuai, Heriyanti.

Diuraikan jaksa, awalnya, terdakwa bertemu dengan temannya, Mihael di restaurant Canggu, Senin, 8 Juli 2019 sekitar pukul 12.00 Wita, bermaksud meminjam uang. Namun saat itu Mihael berjanji akan memberikan uang tapi dengan syarat terdakwa harus bekerja sama dengannya. “Terdakwa bertanya kepada Mihael tentang kerjasama tersebut, dan disampaikan Mihael apabila terdakwa mau mengambil kamera tersembunyi di mesin ATM Bank Mandiri maka terdakwa akan diberikan uang sebesar Rp11 juta,” beber Jaksa Siti.

Terdakwa bersedia mengambil perangkat kamera yang terpasang di kanopy keypad ATM Bank Mandiri di Supermarket  Bali Deli di Jalan Kunti I, Seminyak, Kuta, Badung pada Selasa, 9 Juli 2019. “Uang sebesar Rp 11 juta rupiah sudah terdakwa terima dari Mihael dan uang tersebut terdakwa belikan tiket elektronik ke Bulgaria sebesar Rp6.065.000 dan sisanya dihabiskan untuk makan dan beli bensin sepeda motor yang disewa terdakwa,” lanjut Siti Sawiyah.

Singkat cerita, terdakwa pun pergi ke lokasi sekitar pukul 06.00 Wita. Terdakwa langsung ditangkap oleh petugas Direskrimum Polda Bali setelah menuntaskan tugasnya mencongkel perangkat camera di mesin ATM tersebut.

Petugas kepolisian juga melakukan pengeledahan di tempat tinggal terdakwa di Kamar A3 Homestay Kuta Heritage Residence Jalan Setia Budi, Gang Cangkong Sari, Kuta, Badung. Ditemukan 26 kartu putih yang biasa digunakan untuk melakukan transaksi  gelap di mesin ATM dan sejumlah alat bukti lainnya yang berkaitan. 

Lebih lanjut, kata Jaksa Siti, ternyata terdakwa juga sudah mengunakan kartu putih tersebut di beberapa mesin ATM Mandiri di lokasi lain. Di antaranya, terdekteksi di mesin ATM Mandiri di SPBU Dalung Permai dan berhasil menarik uang Rp4 juta dan di ATM SPBU Dewi Sri namun tidak bisa dilakukan penarikan.

“Bahwa perbuatan terdakwa yang bukan merupakan nasabah Bank Mandiri dan melakukan transaksi penarikan uang mengunakan kartu putih secara ilegal, sehingga akibat dari perbuatan terdakwa tersebut mengakibat Bank Mandiri mengalami kerugian sebesar Rp4 juta,” jelas jaksa.  009

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.