Covid-19 Belum Usai, Satpol PP Tetap Tegakkan Perda

KEPALA Satpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi. Foto: tra
439 Melihat

DENPASAR – Satpol PP Provinsi Bali tidak hanya menjalan tugas mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. Satpol PP tetap menjalankan tupoksi sebagai institusi penegak perda. ‘’Selama masa pandemi disamping menjalankan tupoksi, Satpol PP tetap menjalan tugas utama sebagai penegak perda. Seperti masalah-masalah kependudukan, pengawasan pelanggaran perda lainnya sampai proses peradilan. Satgas Covid-19 juga bagian penegakan perda,’’ tegas Kepala Satpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi,di sela-sela jumpa pers di Denpasar, Jumat (19/3/2021).

Dharmadi berkata pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro III di Bali sangat efektif menekan angka positif Covid-19. Efektivitas PPKM sangat dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. ‘’Hingga pelaksanaan PPKM skala mikro tahap ketiga kesadaran masyarakat dengan prokes sudah semakin meningkat,’’ sebutnya.

Lebih jauh Dharmadi berkata, masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya penerapan kesehatan di setiap kegiatan. Ia mendaku lega, terlebih Bali dan Jogyakarta menjadi (pilot project) proyek percontohan dalam rangka rencana untuk membuka pariwisata internasional. ‘’Konsekuensi untuk menurunkan angka positif Covid-19 adalah masyarakat Bali, mau tidak mau, suka tidak suka harus patuh pada kesehatan dan melaksanakan kegiatan sesuai protokol kesehatan. Artinya, jangan sampai menunggu didenda. Karena denda administrasi bukan tujuan, tapi lebih pada memberikan efek jera kepada masyarakat,’’ lugasnya.

Dharmadi bertutur, untuk memulihkan ekonomi Bali cepat pulih, tentu kesehatan harus menjadi tanggung jawab bersama. Seiring meningkatka kesadaran masyarakat terkait prokes, pemerintah pusat telah memastikan 3 juta vaksin untuk masyarakat Bali. ‘’Ini menjadi jaminan bagi masyarakat internasional bahwa nanti Bali aman dan nyaman untuk dikunjungi dan mudah-mudahan tidak lama lagi Bali diberi kesempatan membuka penerbangan internasional,’’ sebutnya.

Dharmadi menambahkan, sekolah belum diijinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Pembelajaran masih dilakukan secara daring. Satpol PP Provinsi juga sudah melakukan koordinasi dengan Disdikpora Bali, belum dibolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah. ‘Tidak hanya untuk sekolah, termasuk kegiatan apapun di masyarakat harus mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19,’’ lugas Dharmadi usai jumpa pers. tra

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.