Cok Ace Dorong PMI Tingkatkan Kesadaran Penyintas Lakukan Donor Plasma

Foto: Wagub Cok Ace sebagai ketua PHRI Bali menandatangani MoU antara PMI Bali dengan PHRI, BHA dan BOC Indonesia.
177 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Sampai saat ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk sementara, terapi plasma konvalesen menjadi satu-satunya metode mempercepat penyembuhan pasien terkonfirmasi positif, khususnya pasien dalam kondisi kritis.

Menyikapi hal itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan bahwa penting meningkatkan kesadaran bagi penyintas untuk sukarela mendonorkan plasma darah mereka.

“Seperti yang diketahui, terapi plasma darah Covid-19 menjadi salah satu perawatan yang dilakukan pada pasien corona. Metode penyembuhan ini memanfaatkan antibodi di dalam darah pasien sembuh corona dan diberikan pada pasien Covid-19 yang masih terinfeksi,” ungkap Cok Ace yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PMI Bali dengan PHRI Bali, BHA dan BOC Indonesia.

Dalam kegiatan di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Jalan Imam Bonjol Denpasar, Senin (29/3), Cok Ace mengatakan bahwa kegiatan donor darah dan kerjasama dengan banyak pihak harus dilanjutkan dengan bersinergi dan berkesinambungan. Karena tidak ada seorangpun yang tahu, bencana semacam apa dan kapan terjadinya.

“Sebagai sesama manusia yang bertanggung jawab bagi keberlangsungan hidup sesamanya saya harapkan mau berbagi darah melalui donor-donor yang dilakukan banyak pihak demi kepentingan bersama,” ujar Cok Ace.

Terkait kerjasama MoU, Cok Ace mengatakan bahwa ini sebagai tindak lanjut program pemerintah sejak lima tahun yang lalu, sehingga sinergitas antara pemerintah dan pihak swasta perlu didorong untuk meningkatkan rasa kebersamaan, tanggung jawab dan sinergi apalagi saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

Sebelumnya, Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra mengatakan bahwa kerjasama ini untuk mempersiapkan PMI Bali dalam menghadapi bencana dan melibatkan semua lini terutama di jajaran pariwisata, dengan mempersiapkan tenaga ahli yang sudah memiliki sertifikat.

“Apabila terjadi bencana, relawan PMI yang berjumlah hingga ribuan orang ini akan siap untuk bergerak di masing-masing wilayahnya,” jelasnya.

Alit Putra juga mengungkapkan, MoU yang diperpanjang lima tahun sekali ini, juga merupakan evaluasi tentang sinergi program yang telah dilaksanakan. “Kami juga melakukan pelatihan-pelatihan bagi para pelaku pariwisata, sehingga jika terjadi bencana maka akan siap siaga melakukan penanggulangan. Semacam quick respon,” bebernya.

Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PMI Bali IGA Diah Werdhi Srikandi

PMI Centre Segera Dibangun

Seusai MoU itu, Jajaran PMI Bali menggelar rapat untuk membahas rencana pembangunan PMI Centre. Gedung rencananya akan di bangun di atas lahan seluas 37 are yang dulu digunakan sebagai Gedung KNPI Bali, Tembau, Denpasar.

Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PMI Bali IGA Diah Werdhi Srikandi menyampaikan bahwa markas PMI Bali yang sekarang kurang representatif. Mengingat, PMI Bali ditunjuk pusat sebagai pendistribusian ke NTB hingga NTT.

Pihaknya yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Pembangunan PMI Centre menambahkan, Wagub Cok Ace juga telah meninjau kondisi markas PMI di Jalan Imam Bonjol ini. “Kami baru membentuk Tim PMI Centre. Setelah ini kami akan merancang RAB, desain gedung seperti apa, dan kami juga akan melakukan audensi ke DPRD Bali untuk memohon rekomendasi, juga ke Dinas Kesehatan, kemudian ke bapak Wagub dan juga bapak Gubernur Bali,” bebernya.

Terkait anggaran, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali ini akan mengusulkan terlebih dahulu ke Pemprov Bali. “Saat ini kami sedang mengenjot agar usulan baik dari segi profosal hingga audensi-audensi. Mengingat kondisi markas PMI saat ini memang harus segera membangun gedung yang lebih representatif. Jadi setelah selesai dibangun, disini hanya akan melayani Unit Distribusi Darah (UDD),” tandasnya. 019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.