Cegah Terpapar Virus, IKIP PGRI Bali Bagikan Ribuan Masker

Foto: Rektor Suarta tampak memberikan masker kepada masyarakat yang berkendara tanpa menggunakan masker.
416 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Pemerintah Provinsi Bali melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya, masyarakat diwajibkan menggunakan masker untuk mencegah terpapar virus ini.

Menindaklanjuti hal tersebut, IKIP PGRI Bali pun melakukan gerakan sosial dengan membagikan 2000 masker. Di mana masker itu sebagian dibagikan langsung kepada pengguna jalan, dan sebagian lagi disumbangkan kepada Kelurahan Tonja.

Ditemani Ketua Yayasan, dan juga jajaran IKIP PGRI, Rektor Dr. Made Suarta, SH.,M.Hum pun tampak turun langsung ke jalan membagikan masker kepada masyarakat yang kedapatan tidak menggenakan alat pelindung diri ini saat berkendara.

“Kendatipun tidak semua, tetapi saya lihat masyarakat sudah mulai tumbuh kesadarannya menggunakan masker,” ujarnya seusai membagikan masker, Jumat (24/4/2020).

Menurutnya, memakai masker ini merupakan langkah kecil untuk menghindari penularan virus corona ini. Karena, masker memiliki dua fungsi yakni bagi yang sakit tidak menularkan penyakit, sedangkan yang tidak sakit bisa terhindar dari penyakit. “Untuk itu, sangat penting menggunakan masker. Ini demi kebaikan kita semua,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suarta juga mengimbau agar masyarakat disiplin menjalankan anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai virus ini. Yakni melakukan jaga jarak individu, rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan selalu menggunakan masker.

“Kuncinya adalah disiplin mengikuti anjuran pemerintah. Dengan demikian, maka kita akan terhindar dari virus ini,” tandasnya.

Ketua Yayasan IKIP PGRI Bali, I Gusti Bagus Arthanegara menilai, apa yang dilakukan baik oleh Pemerintah Provinsi Bali maupun Walikota Denpasar sudah maksimal untuk memutus penyebaran virus ini.

“Jadi kami sebagai anggota masyarakat beliau, maka turut menyukseskan arahannya dengan langkah membagikan masker ini,” ujarnya.

Dikatakannya, tujuan dari kegiatan ini untuk mendukung upaya pemerintah demi keselamatan bersama. Karena jika sudah aman, maka semuanya akan nyaman dan aktivitas berjalan seperti sebelumnya. “Mari kita petik hikmah positif dibalik dari wabah virus ini,” singkatnya.

Sementara itu, Lurah Tonja Ade Indah Sari Putri yang menerima sumbangan masker dari IKIP PGRI Bali menyampaikan terima kasih atas kepedulian kampus pencetak guru ini.

“Masker ini akan kami bagikan kepada masyarakat yang ada di banjar-bajar, dan kebetulan besok kami akan melakukan sidak masker ke ruas-ruas jalan yang ada di Kelurahan Tonja dengan melibatkan pihak satgas” sebutnya.

Ditambahkannya, di Kelurahan Tonja sendiri sesuai peta sebaran masuk zona merah. Di mana positif ada enam, sudah sembuh tiga, dan meninggal satu orang.

“Untuk PMI sendiri yang sudah pulang ada 13 orang, dua ada dikarantina dan sisanya sudah selesai melakukan isolasi,” ungkapnya seraya mengimbau khususnya masyarakat di kelurahan Tonja agar menaati seluruh anjuran pemerintah. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.