Cegah Kluster Fasum di Denpasar, Rapid Test Antigen Dilaksanakan di Pasar dan Terminal Kreneng

Pelaksanaan Rapid Test Antigen secara acak di Pasar dan Terminal Kreneng, Denpasar
79 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Kasus positif Covid-19 kembali meningkat. Untuk mencegah penularan Covid-19, Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar melaksanakan Rapid Test Antigen di Pasar dan Terminal Kreneng Denpasar, Rabu (23/6/2021).

Rapid Test Antigen ini dilakukan secara acak kepada pedagang, pengunjung pasar dan juru parkir serta masyarakat yang berada di kawasan Pasar dan Terminal Kreneng.

“Secara acak kita ambil, apakah yang sedang berbelanja, pedagang, juru parkir dan masyarakat yang berada di kawasan Pasar dan Terminal Kreneng,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai.

Ia mengatakan, meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa daerah harus menjadi perhatian serus bagi semua pihak. Apalagi Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali memiliki mobilitas yang tinggi.

Karenanya, guna mengantisipasi adanya penyebaran yang bisa mengakibatkan lonjakan kasus, maka dilaksanakan Rapid Test Antigen acak di tempat umum dan keramaian seperti yang dilaksanakan di Pasar dan Terminal Kreneng tersebut.

“Kita kan belum tau siapa yang sakit dan siapa yang sehat. Karena itu kita cek secara acak di fasilitas umum (Fasum). Kali ini di Pasar dan Terminal Kreneng, sehingga jangan sampai ada klaster baru di fasilitas umum,” jelas Dewa Rai

Ada 23 orang yangmengikuti Rapid Test Antigen. Semuanya menunjukan hasil nonreaktif. “Syukur hasilnya negatif. Meski demikian kita harus waspada dengan peningkatan kasus, penerapan prokes penting dilaksanakan, selain juga menjaga kesehatan dan vaksinasi,” kata Dewa Rai.

Pihaknya akan terus melaksanakan Rapid Test Antigen secara acak di tempat keramaian. Sehingga upaya pencegahan dapat dioptimalkan.

Dewa Rai meminta masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Mari kita tingkatkan Prokes dengan ketat serta kewaspadaan bersama. Dengan penanganan pandemi yang baik maka perekonomian dapat segera pulih,” pungkas Dewa Rai. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.