Cegah Corona, SMKN 3 Denpasar Siap Terapkan Protokol Kesehatan Saat UNBK

Kepala SMKN 3 Denpasar, Drs. Anak Agung Bagus Wijaya Putra, M.Pd, di sela-sela persiapan UNBK, Jumat (13/3).
679 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Pelaksanaan ujian nasional (UN) 2020 di tengah wabah virus corona atau Covid-19, Pemerintah menerbitkan protokol kesehatan bagi institusi pendidikan terkait pencegahan penyebaran Covid-19. SMKN 3 Denpasar yang berada di kawasan pariwisata Sanur turut menyambut protokol tersebut dengan menyiapkan segala sesuatunya supaya pelaksanaan UN nanti berjalan lancar.

Untuk tambahan ada protokol atau SOP ujian nasional tahun 2020 bertepatan dengan wabah corona, kami sudah menyampaikan kepada siswa bahwa antisipasi terhadap virus utamanya corona. Kami berikan informasi beberapa hari terakhir semenjak virus itu mewabah,” kata Kepala SMKN 3 Denpasar, Drs. Anak Agung Bagus Wijaya Putra, M.Pd, dijumpai di sela-sela persiapan UNBK, Jumat (13/3).

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMK akan diselenggarakan 16 Maret hingga 19 Maret 2020. Kemudian UNBK untuk SMA/MA akan diselenggarakan 30 Maret hingga 2 April 2020. Untuk jenjang SMP/MTs, UN akan diselenggarakan pada 20 April hingga 23 April 2020.

Agung Wijaya menyampaikan, sekolah sudah diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi untuk menyampaikan kepada seluruh warga sekolah melakukan cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS). “Kami tentu menyiapkan apa yang diinstruksikan untuk menyediakan sabun pembersih tangan di depan ruang kelas. Kebetulan kami sejak dulu juga sudah menyediakan wastafel yang dilengkapi dengan sabun di sejumlah sudut sekolah,” paparnya.

Agung Wijaya meyakini seluruh warga SMKN 3 Denpasar tidak ada yang terjangkit corona. Namun demikian, kata dia, semua orang harus waspada dan mengikuti langkah antisipasi yang ditekankan oleh pemerintah. “Sampai saat ini tidak ada tanda-tanda dari warga SMKN 3 Denpasar yang batuk-batuk, pilek-pilek, dan sebagainya. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujarnya seraya mengatakan, semua pihak juga mesti waspada terhadap demam berdarah dengue (DBD) yang mulai meningkat di berbagai daerah memasuki musim hujan saat ini.

Ia menjelaskan, sekolah juga memiliki Kader Kesehatan Remaja (KKR) yang rutin setiap Jumat mengkampanyekan menjaga kesehatan utamanya kebersihan tangan. Karena tangan yang paling sering bersentuhan dengan organ-organ tubuh yang sensitif. Termasuk juga kontak dengan orang lain melalui salaman. Ketika virus corona mewabah seperti sekarang, kata dia, kebiasaan bersalaman tersebut harus dilakukan lebih hati-hati. “Jika tangan kita tidak bersih, maka cukup dengan salam panganjali saja, tidak berjabat tangan,” katanya.

Terkait persiapan pelaksanaan UNBK, ia mengatakan, secara umum tidak ada masalah karena sekolah ini sudah rutin menyelenggarakan UNBK. Jumlah peserta UN di SMKN 3 Denpasar tahun ini sebanyak 452 orang siswa (17 kelas), sedangkan tahun lalu hanya 16 kelas. “Oleh karena ada penambahan peserta UN, kami pun menambah lab komputer untuk ruang ujian. Sekarang ada ada lima lab, sedangkan tahun lalu empat lab. Dalam UNBK nanti ada tiga sesi ujian,” pungkas Agung Wijaya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.