CCS Buka PTM, Bali Internasional Baru Rencana

POS BALI/IST Foto : Siswa masuk ke sekolah setelah istirahat dan belanja di warung. (inzert) mobil dan sepeda motor parkir.
583 Melihat

Setelah sepekan wartawan POS BALI  memantau dan mengamati sejumlah SPK (satuan pendidikan kerjasama) di Badung dan Denpasar.  Ditemukan ada pertemuan tatap muka (PTM). Sementara di Denpasar ada SPK  rencana membuka tatap muka di awal Maret, namun karena ramai pemberitaan di koran, rencana itu ditunda lagi=====

Hari itu, Jumat (26/2/2021), sekitar pukul 10.00 Wita wartawan koran ini dan dua wartawan lain, memasuki kompleks Canggu Community School (CCS) yang berlokasi di Jln Subak Dari, Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Di halaman parkir tampak puluhan sepeda motor dan mobil mewah.

Tidak jauh dari areal parkir tampak anak-anak usia sekolah keluar masuk pintu gerbang. Mereka harus melewati pemeriksaan ketat petugas security. Umumnya mereka tidak memakai pakaian seragam. Dari usia, tampak mereka tampaknya siswa-siswi SMP dan SMA. Lebih banyak mereka adalah anak-anak ekspatriat atau warga negara asing yang tinggal di Bali.

Kami mencoba mendekati pintu gerbang masuk sekolah. Salah seorang penjual di warung tersebut menjelaskan jika CCS selama ini tetap sekolah namun terbatas. “Selama ini kantin ini laris manis. Kalau bukan siswa, bisa guru, pegawai, atau pegawai antar jemput yang kebetulan nongkrong disini. Namun sekarang sudah berkurang, tetapi tetap ada saja setiap hari siswa dan pegawai yang belanja,” ujar wanita paru baya yang biasa dipanggil IM oleh warga setempat. Menurutnya, siswa-siswi tetap masuk tetapi terbatas.”Mungkin karena situasi pandemi. Jadinya terbatas,”ucapnya.

Untuk memastikan penjelasan pemilik kantin, wartawan koran ini ke pinggir sungai menemui salah seorang sopir yang menjemput anak majikan. “Iya pak, saya jemput anaknya bos. Nanti pulang jam 12 siang. Bos saya dari Prancis. Dulu sekolah di Seminyak Internasional. Baru beberapa hari pindah ke sekolah ini,” kata KA yang sebelumnya mengaku punya rental mobil dan motor. “Karena corona, tamu sepi sebagian mobil diambil leasing. Sepeda motor saya jual semua,”ujarnya.

Menjelang tengah hari kelihatan lagi rombongan siswa lain berdatangan memasuki pintu gerbang. Sebaliknya ada puluhan siswa lain meninggalkan sekolah.

Selain itu, terdengar suasana siswa-siswi di dalam kelas. Juga terdengar kelompok siswa lain yang sedang berolah raga basket. Suasana sekolah tampak dengan jelas walau di masa pandemi seperti sekarang ini.

Seorang guru yang ditemui di parkir saat ditanya apakah tetap menggelar permbelajaran tatap muka (PTM) menjelaskan bahwa PTM di CCS sampai saat ini belum dilaksanakan secara full. “Siswa-siswi yang datang ini bukan untuk PTM tetapi hanya konseling sesuai dengan jadwal yang ada,” ujarnya. Namun ia tidak menampik ada latihan lain, terutama beberapa cabang olah raga secara terpimpin.

Sementara Bali Island School di Jalan Danau Buyan Sanur berencana buka awal Maret namun karena ada pemberitaan pihak sekolah menunda. “Memang dengar dengar buka awal Maret. Tapi ramai pemberitaan di koran pihak sekolah menunda lagi,” kata sumber pengurus di sekolah itu, Selasa (2/3).

Sementara Gandi Memorial School di Jalan Yeh Penet tampak sepi, hanya ada petugas keamanan di pos jaga. Sedangkan di Australian School di Jalan  Imam Bonjol tampak gerbang depan tertutup. “Sudah lama tutup. Hanya guru dan pegawai yang datang ke sekolah. Itu pun tidak tiap hari,”kata pria yang mengaku bernama Denis jaga parkir di Imam Bonjol Square. (tim wartawan POS BALI)

1 Comment

  1. Bingung, maksud dan pesan dari berita yang di tulis sama jurnalis ini tuh apa seh!
    Bikin berita yang lebih berbobot bisa gak?
    Saya kasih ide ya :
    Dampak pendemi bagi industri hiburan mandiri misalnya,
    Dampak pendemi bagi industri kuliner misalnya,
    Dampak pendemi bagi industri transportasi misalnya,
    Dampak pendemi bagi pedagang yang di pantai misalnya,
    Or yang lainya. Yang minimal bisa memberi sumbangsih untuk mengembalikan perekonomian Bali yang sudah sangat amat terpuruk gitu.
    Or satu lagi, tentang vaksin untuk turis2 dengan social visa mungkin.
    Lebih bermutu dan berbobot untuk di baca deh kayanya.
    Maaf ya, hanya masukan aja seh. Hidup New normal nya kapan?????

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.