Bupati Mas Sumatri Divaksin Pertama di Karangasem, Mengaku “Biasa-biasa Saja” Usai Disuntik

Bupati IGA Mas Sumatri menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin Covid-19, yang dilaksanakan di Ruang Imunisasi Puskesmas Karangasem I, Selasa (26/1/2021).
83 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Vaksinasi Covid-19 di Karangasem dimulai, Selasa (26/1/2021). Bupati IGA Mas Sumatri menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin, yang dilaksanakan di Ruang Imunisasi Puskesmas Karangasem I. Setelah itu disusul jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Karangasem. Sebelum disuntik vaksin Sinovac, Sumatri terlebih dahulu menjalani skrining, termasuk pemeriksaan tensi darah.

Usai divaksin, Sumatri menyatakan pentingnya vaksinasi tersebut. “Vaksinasi justru dapat menjadi langkah tepat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Vaksinasi akan membuat tubuh seseorang mengenali virus penyebab penyakit tertentu,” terangnya.

Sumatri menambahkan, meski seseorang sudah divaksinasi, penerapan protokol kesehatan tetap harus dilakukan. Kata dia, setelah ini vaksinasi akan dilanjutkan kepada tenaga Kesehatan. Pada tahap tiga dilanjutkan kepada kelompok masyarakat umur 18-59 tahun sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Dia pribadi mendaku merasa “biasa-biasa saja” saat disuntikkan vaksin tersebut. “Tentunya sesuai dengan kajian para dokter, ahlinya Kesehatan, saya selaku pimpinan daerah di Kabupaten Karangasem pada khususnya tidak takut (divaksin). Saya imbau juga kepada seluruh masyarakat, saya harap untuk tidak takut untuk divaksin,” pesannya.

Dokter I Gusti Bagus Putra Pertama selaku Kadis Kesehatan Karangasem menambahkan, vaksin sudah ada 4.400 vial dan tiba di gudang farmasi Karangasem pada Senin (25/1/2021) lalu. Kedatangan vaksin dikawal personel Polri dan TNI. Setelah menyasar jajaran Forkompimda dan tokoh masyarakat, sebutnya, vaksin akan didistribusikan ke 15 fasilitas layanan kesehatan yakni 12 puskesmas, 2 rumah sakit dan 1 KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Padang Bai. “Untuk tingkat fasilitas pelayanan Kesehatan, besok (hari ini) serentak untuk tahap I vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan sebanyak 2.211 vial,” ungkapnya.

Selesai tahap I, lanjutnya, akan disambung tahap II yang diberikan kepada pelayanan publik TNI/Polri, Satpol PP dan petugas yang memberi pelayanan kepada masyarakat. Tahap III menyasar kelompok masyarakat umur 18-59 tahun yang sehat, yang berdasarkan NIK tertera di Disdukcapil. Mereka akan mendapat SMS atau diinformasikan oleh bhabinkamtibmas.

“Jangan takut untuk divaksin, karena pelaksanaan dan pengawasannya ketat. Setelah divaksin akan diobservasi 30 menit, diberi kartu elektronik yang berisi nomor ponsel petugas dan tanggal kedatangan kembali. Vaksinasi dilakukan dua kali, yaitu 14 hari setelah vaksin pertama,” katanya. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.