Bupati Jembrana Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Asahduren

Bupati Jembrana, I Putu Artha, saat mengunjungi warganya yang rumahnya ludes terbakar, Senin (15/2/2021).
186 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Bupati Jembrana, I Putu Artha, mengunjungi rumah warga Ni Ketut Ranti (70), di Banjar Temukus, Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Senin (15/2/2021).  Kunjungan ini dilakukan pascamusibah kebakaran rumah warga tersebut yang terjadi pekan lalu. Dalam kunjungannya, Bupati memberikan bantuan berupa paket sembako, matras tempat tidur, serta perlengkapan MCK.

Bupati menyampaikan turut prihatin atas musibah yang menimpa salah satu warganya tersebut. Kehadirannya juga untuk memberikan semangat dan dukungan moril. “Semoga dengan kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah warga yang tertimpa musibah ini, selain hadir untuk memberi bantuan juga memberikan dukungan moril sedikit tidaknya dapat mengurangi beban keluarga. Apalagi keduanya sudah berumur (lansia),” ujar Putu Artha.

Dalam kesempatan itu, Bupati Artha juga berpesan kepada seluruh masyarakat Jembrana agar ke depannya tetap waspada sehingga musibah seperti ini tidak terjadi lagi.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada hari Kamis (11/2/2021), menghanguskan seluruh rumah milik Ni Ketut Ranti. Sejumlah barang berharga pun tidak luput dari amukan si jago merah. Di antaranya uang tunai sebesar Rp20 juta, cengkih seberat 300 kilogram, dan emas seberat 32 gram. Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui penyebab rumah semipermanen tersebut terbakar diakibatkan korsleting listrik.

Sementara itu, Ni Ketut Ranti, korban kebakaran mengatakan, sebelum api membesar, dirinya bersama keluarga dibantu warga setempat berusaha memadamkan api, namun api cepat membesar. “Astungkara kami selamat, hanya saja belum sempat untuk menyelamatkan barang berharga, melihat api sudah semakin membesar,” tuturnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.