Bupati Giri Prasta Hadiri Piodalan Jelih di Pura Desa Semanik

Bupati Giri Prasta saat menghadiri Piodalan Jelih di Pura Desa, Desa Adat Semanik, Senin (1/2/2021). 
170 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Piodalan Jelih di Pura Desa, Desa Adat Semanik, Senin (1/2/2021) malam. Pada kesempatan itu bupati menyerahkan bantuan Pemkab Badung sebesar Rp25 juta dan secara pribadi Rp10 juta.

Kehadiran Giri Prasta didampingi anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara yang juga selaku Bendesa Adat Semanik, Camat Petang I Wayan Darma, serta unsur Tripika Kecamatan Petang, Pj. Perbekel Desa Pelaga I Made Sandu, Pj. Perbekel Desa Sulangai I Gede Sukadana. Pemerintah Desa Pelaga juga memberikan dana Rp2 juta dan tokoh masyarakat Pelaga I Wayan Karsana Rp5 juta.

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Adat Semanik karena sudah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada 2020 sehingga berlangsung dengan sehat, aman, lancar, dan demokratis. Untuk itu, dia siap membantu apa yang menjadi program masyarakat Desa Adat Semanik seperti Ngodak Tapakan Ida Betara, perbaikan pelinggih Pura Dalem, Pura Banua, dan Pura Peninjauan, serta perencanaan masyarakat untuk melaksanakan upacara Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini termasuk program massal berupa Atiwa-tiwa, Atma Wedana, Sarwa Prakerti.

“Kami selaku pemerintah daerah siap untuk membantu program masyarakat Desa Adat Semanik untuk meringankan beban masyarakat sehingga tidak mengeluarkan peturunan,” kata Giri.

Bupati mengharapkan masyarakat Desa Adat Semanik untuk menjaga persatuan dan kesatuan krama karena dengan bersatu setengah perjuangan akan berhasil atau sebaliknya kalau tidak bersatu setengah perjuangan gagal. “Tokoh- tokoh Desa Adat Semanik saya harapkan juga bersatu demi generasi penerus untuk bersama-sama membangun Desa Adat Semanik,” pesannya seraya berharap upacara hari ini berjalan lancar, labda karya, dan masyarakat segilik-seguluk, selunglung sebayantaka, nyujur gemah ripah loh jinawi, aman, tenteram dan sejahtera.

Bendesa Adat Semanik, I Gusti Lanang Umbara, menyampaikan pelaksanakan piodalan di Pura Desa Semanik seharusnya dilaksanakan oleh dua wewidangan desa adat yaitu Desa Adat Semanik dan Desa Adat Tiingan. Namun karena piodalan kali ini digelar di tengah PPKM dengan penerapan prokes ketat, maka Tapakan Desa Adat Tiingan katur ngambun atau diupacarai secara niskala di stana masing-masing.

Lanang Umbara juga menyampaikan progam Desa Adat Semanik, bulan Agustus 2021 akan melaksanakan upacara Ngerit/ Ngaben massal yang seharusnya sudah dilaksanakan tahun lalu, namun karena pandemi Covid-19 maka diundur tahun ini. Dikatakan, perencanaan ngaben dan nyekah massal ini adalah sima dresta dari Desa Adat Semanik dimana ngaben dan nyekah tidak boleh sendiri-sendiri serta juga tidak boleh membakar mayat, tapi harus dikubur. Setelah 3 sampai 5 tahun sekali baru bisa dilaksanakan Naben/Ngerit massal. Kemudian tahun 2022 akan melaksanakan Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini.

Lanang Umbara juga mengharapkan Bupati Badung membantu perbaikan jalan yang menjadi akses perekonomian masyarakat Semanik. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung karena sudah memberikan bantuan seprangkat gambelan Angklung yang saat ini sudah digunakan oleh masyarakat Semanik. 020

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.