Bupati Dana Perjuangkan UMKM Karangasem Dapat Dana Stimulus

I Gede Dana
65 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Bupati Karangasem, I Gede Dana, getol memperjuangkan UMKM di Karangasem mendapat bantuan stimulus dari pemerintah pusat. Dana berkata pemerintah pusat kembali mengucurkan dana kepada pelaku UMKM senilai Rp1,2 juta.

“Di tengah pandemi ini masyarakat kita sedang berjuang, tak heran banyak bermunculan UMKM dan ini harus kita apresiasi karena semangatnya yang luar biasa,” ujar Dana, Kamis (3/6/2021).

Bupati asal Desa Datah ini mengatakan, BPUM sudah berjalan sejak tahun 2020 atau sejak pandemi Covid-19. Kabupaten Karangasem disebut menjadi salah satu daerah yang menerima bantuan tersebut. Dari data yang dilaporkan Dinas Koperasi dan UMKM, sebanyak 57.456 pelaku UMKM di Karangasem pada tahun 2020 diajukan ke Kementerian Koperasi dan UKM. Setelah diverifikasi, hanya sebagian yang lolos verifikasi dan mendapat BPUM pada tahun 2020.

“Saya sudah memanggil Dinas Koperasi untuk menjelaskan tentang masalah ini. Saya ingin seluruh pelaku UMKM yang datanya sudah diajukan dapat menerima bantuan,” tegasnya.

Mengetahui masih banyak pelaku usaha mikro belum menerima bantuan, Dana mengatakan segera berkoordinasi dengan Pemprov Bali dan pemerintah pusat. Akhirnya seluruh usulan penerima BPUM tahun 2020 bisa cair pada tahun 2021.

Tak berhenti di sana, jelasnya, tahun 2021 Dinas Koperasi dan UMKM Karangasem kembali mengusulkan sebanyak 32.731 pelaku usaha mikro untuk merasakan manfaat Banpres tersebut. Berkat perjuangan Bupatinya, Karangasem menjadi kabupaten tertinggi kedua dari seluruh kabupaten/kota di Bali yang usulan BPUM cair pada tahun 2021.

Plt. Kadis Koperasi dan UMKM Karangasem, I Wayan Kertya, menambahkan, Karangasem patut berbangga karena 36.160 pelaku usaha mikro pada tahun 2021 menerima bantuan stimulus ini. Dia menyebut Karangasem nomor dua tertinggi setelah Kabupaten Gianyar. “Realisasi penerima BPUM di Karangasem sangat tinggi. Ini berkat perjuangan Bapak Bupati yang terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi hingga ke pusat,” jelasnya.

Kertya menguraikan, hingga kini masih terbuka usulan selanjutnya hingga September, dengan beberapa usulan sedang diverifikasi Pemprov Bali. Calon penerima program BPUM meliputi seluruh pelaku usaha mikro, dengan syarat harus memiliki surat keterangan usaha atau SKU dari desa setempat, KTP dan KK. “Pengusulan BPUM tahun 2021, sesuai arahan Bupati, pelaku usaha mikro di Karangasem bisa mendaftarkan usahanya melalui perbekel atau lurah setempat,” tandasnya. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.