Bupati Artha Salurkan Bansos Sembako Alokasi DID Covid-19

Bupati Jembrana, I Putu Artha, saat memberikan bantuan sembako kepada warga, Senin (16/11).
183 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Sebelumnya telah disalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako sebanyak tiga kali dengan alokasi anggaran sebesar Rp8,4 miliar untuk 13.950 keluarga penerima manfaat (KPM). Kini Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana kembali menyalurkan bantuan paket sembako. Jumlahnya sebanyak 55.667 paket dengan alokasi anggaran sebesar Rp8,3 miliar.

Bansos kali ini bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) yang merupakan reward dari Pemerintah Pusat atas kinerja penanganan Covid dengan nilai total Rp14,9 miliar. Sisanya, anggaran DID itu juga diperuntukkan untuk penanganan kesehatan Covid-19 di RSU Negara sebesar Rp3,067 miliar. Kemudian untuk jaring pengaman ekonomi sebesar Rp3,5 miliar seperti pelatihan tenaga kerja di masa pandemi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja dan produktivitas tenaga kerja serta perbaikan sarana di Dinas Koperindag dan PUPRPKP.

Penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako tersebut secara langung diserahkan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha yang juga selaku Ketua GTPP Covid-19 Jembrana kepada perwakilan warga di setiap desa di Kecamatan Pekutatan, Senin (16/11). Turut mendampingi dalam penyerahan tersebut, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, Wakapolres Jembrana Kompol Pius X Febri Aceng Loda, Sekda I Made Sudiada, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Negara, beserta seluruh jajaran Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

Kepala Dinas Sosial Jembrana, Made Dwipayana, mengatakan, dengan adanya apresiasi dari Pemerintah Pusat atas hasil kerja keras GTPP Covid-19 Jembrana bersama seluruh pemangku kepentingan bersinergi dengan masyarakat maka Kabupaten Jembrana mendapat Dana Insentif Daerah (DID) sejumlah Rp14,9 miliar di mana Rp8,3 miliar diperuntukkan untuk penyediaan bansos berupa sembako kepada masyarakat sejumlah 55.667 paket. Bantuan itu ditujukan kepada penerima manfaat di luar ASN, TNI/ Polri, BUMN/ BUMD, serta penerima PKH. Khusus untuk tahap pertama disalurkan sebanyak 34.075 paket yang merupakan usulan dari pihak desa/kelurahan tahap awal.

“Mengawali penyaluran hari ini kami serahkan bantuan di Kecamatan Pekutatan dengan jumlah 4.602 paket. Rinciannya untuk Desa Medewi sebanyak 1.324 paket, Pulukan sebanyak 787 paket, Pekutatan 668 paket, Asah Duren sebanyak 588 paket, Manggis Sari sebanyak 320 paket, Pangyangan sebanyak 178 paket, Gumbrih sebanyak 398 paket, dan Desa Pengeragoan sebanyak 339 paket. Secara bertahap juga akan diserahkan kepada kecamatan lainnya di Jembrana,” kata Dwipayana.

Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan bansos berupa paket sembako sejumlah 55.667 paket ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Jembrana kepada seluruh masyarakat, melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangusng khususnya di Jembrana. “Semoga bantuan sosial yang disalurkan ini dapat bermanfaat guna memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari serta pandemi ini segara berlalu sehingga nantinya dapat beraktivitas seperti biasa lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Artha mengatakan, pihakya terus mengajak kepada seluruh warga yang hadir dalam penyerahan bansos tersebut dan nanti bantu untuk menginformasikan kepada seluruh kerabat dan tetangga untuk selalu mewaspadai penyebaran Covid-19. Kuncinya dengan disiplin protokol kesehatan khususnya protokol 3M. “Di tengah pandemi Covid-19 ini, menerapkan 3M sudah menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh warga. Baik itu menggunakan masker yang baik dan benar, menjaga jarak, dan mencuci tangan setiap saat beraktivitas sehari-hari, harus terus dilaksanakan,” pungkasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.