Bupati Artha Ngaturang Bhakti di Pura Manik Mas Besakih

Bupati I Putu Artha bersama jajaran Pemkab Jembrana saat ngaturang bakti penganyar di Pura Manik Mas, Besakih, Karangasem, Sabtu (22/8).
281 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Piodalan di Pura Manik Mas Besakih, Karangasem, dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Piodalan yang jatuh pada Tumpek Wariga, Sabtu (22/8), dilaksanakan pujawali dengan tingkatan upakara bebangkit di-puput oleh Ida Pedanda Gede Rai Pidada dari Griya Gede Pidada, Kabupaten Klungkung.

Hadir dalam puncak piodalan tersebut Bupati Jembrana I Putu Artha yang didampingi Ny. Ari Sugianti Artha, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutarmi, Sekda I Made Sudiada, para Asisten Setda serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana. Mengingat, Pura Manik Mas Besakih adalah amongan (tanggung jawab) dari Pemkab Jembrana.

Sebelum dilaksanakan persembahyangan, rangkaian pujawali diawali dengan pecaruan disertai dengan pementasan topeng Sidakarya di madya mandala serta wayang kulit yang merupakan rangkaian dari puncak piodalan di Pura Manik Mas Besakih. Dalam pelaksanaan persembahyangan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ketua Panitia Piodalan Pura Manik Mas, I Gusti Mangku Jana, mengatakan, rangkaian piodalan di Pura Manik Mas Besakih berlangsung dari tanggal 21 sampai 23 Agustus. Sabtu (22/8) adalah puncak piodalan, serta besok dilaksanakan penyineban Ida Bhatara.

Usai persembahyangan, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, Pura Manik Mas sebagai salah satu dari dua pura di Besakih yang menjadi amongan Pemkab Jembrana. Sebagai pengemong, sudah pasti ngaturang penganyar saat pelaksanaan pujawali yang jatuh pada setip enam bulan sekali. Untuk itu, umat di Jembrana khususnya Pemkab Jembrana wajib ngaturang bhakti.

“Persembahyangan yang kami laksanakan ini guna memohon kepada Ida Bhatara yang berstana di Pura Manik Mas Besakih khususnya umat di Kabupaten Jembrana dan Bali agar diberikan kerahayuan dan keselamatan. Terlebih kondisi seperti sekarang ini, semoga pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala, serta perekonomian dapat pulih kembali,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Pemkab Jembrana menyerahkan punia kepada pantia karya yang diserahkan oleh Sekda I Made Sudiada kepada ketua panitia piodalan I Gusti Mangku Jana. Selain di Pura Manik Mas, Bupati Artha juga menyempatkan diri bersama Sekda Sudiada tangkil dan melakukan persembahyangan di Pura Pedarman dan Penataran Agung Besakih. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.