Bupati Artha Lantik Dua Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Jembrana

Bupati Artha (kanan) saat pelantikan pejabat tinggi pratama di Jembrana, Senin (2/11).
409 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Bupati Jembrana I Putu Artha kembali melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Senin (2/11). Keduanya yakni I Gusti Putu Anom Saputra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perlengkapan, selanjutnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata yang sebelumnya menjabat Direktur RSU Negara, selanjutnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan. Acara pelatikan dihadiri Sekda I Made Sudiada, para Asisten, dan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana di Lantai II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana.

Bupati Artha mengatakan, pada saat ini Pemkab Jembrana sedang menghadapi masa pemilukada yang memberikan pengaruh besar dalam penataan aparatur sipil negara (ASN). Sehingga proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun ini melalui proses yang sangat panjang, melalui empat kali proses rekomendasi yaitu dua kali dari KASN dan dua kali Menteri Dalam Negeri. “Hal tersebut harus dilalui karena apabila dilanggar, maka sanksinya sangat berat yaitu dapat mendiskualifikasikan pencalonan Bupati/Wakil Bupati bagi calon dari petahana. Di satu sisi, kita sangat membutuhkan rekomendasi tersebut agar tidak ada kekosongan jabatan khususnya pada jabatan Pimpinan Tinggi, mengingat kedua jabatan ini sangat strategis dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Bupati Artha menyampaikan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan yaitu Kadis Kesehatan dan Kadis Dukcapil Jembrana. Bupati berharap, untuk selalu menunjukkan kompetensi, prestasi, integritas, dan loyalitas dalam melaksanakan tugas sehingga visi dan misi yang telah ditetapkan dapat tercapai. “Di samping itu, juga untuk selalu proaktif mendengarkan keluhan dan harapan yang disampaikan oleh masyarakat sesuai dengan tugas pokok masing-masing. Mari kita jadikan keluhan dan harapan masyarakat ini sebagai tantangan untuk bekerja keras dalam membangun Jembrana yang kita cintai ini,” tegasnya.

Dengan kepercayaan dan tanggung jawab yang sudah diberikan, Bupati Artha minta berkerjalah dengan sungguh-sungguh, jadikan diri sebagai aparatur yang kuat, yang solid yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap tugas pokok demi kemajuan Kabupaten Jembrana. Dengan dilantiknya kedua pejabat eselon II tersebut kini terjadi kekosongan untuk jabatan eselon II yang ditinggalkan. Sementara Bupati tetap menunjuk keduanya menjadi Pelaksana tugas. dr Oka Parwata menjadi Plt Direktur RSU Negara, sedangkan I Gusti Anom Saputra sebagai Plt Kabag Perlengkapan Setda Jembrana.

Anom Saputra merupakan pejabat asal Dauhwaru kelahiran Juni 1975, sebelumnya sempat menjadi Camat Jembrana dan Kabag Perlengkapan. Sedangkan dr Oka Parwata, juga asal Dauhwaru kelahiran Oktober tahun 1974. Sebelum menjabat Direktur RSU Negara, dia juga sempat berkarir di Dinas Kesehatan sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Terhadap kekosongan jabatan lainnya, Pemkab Jembrana sudah menyampaikan permohonan rekomendasi untuk memulai pelaksanaan seleksi JPT Pratama untuk calon Sekda yang akan memasuki masa pensiun dan Kepala Dinas PUPR yang sudah masuk purnatugas. Keduanya masih menunggu persetujuan Mendagri, mengingat aturan bagi daerah yang melaksanakan Pilkada proses seleksi JPT harus mendapat persetujuan Mendagri. Demikian halanya untuk pelantikan pejabat, baik JPT, eselon III, dan eselon IV. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.