Buleleng Mulai Persiapkan Tim Vaksinasi Covid-19

Gede Suyasa
262 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Vaksin untuk virus Corona atau Covid-19 sepertinya dalam waktu dekat akan tersedia. Pemerintah pusat pun telah melakukan sosialisasi pengadaan vaksin Covid-19. Kabupaten Buleleng diperkirakan akan menerima jatah 400 ribu vaksin.

Dengan adanya sosialisasi vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat ini, kini dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng segera menyiapkan tim pelaksana vaksinasi Covid-19 di Buleleng. Hal ini disampaikan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Sekda Buleleng, Gede Suyasa, Selasa (1/12/2020).

Suyasa mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 pasti akan menindaklanjuti setelah sosialisasi pelaksanaan vaksinasi. Salah satunya, membentuk tim pelaksana vaksinasinya. Ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam sosialisasi itu masih akan dirapatkan terlebih dahulu.

“Garis besarnya baru disampaikan gambaran umum saja. Sehingga, nanti secara teknis di lapangan akan ada peraturan secara tertulis untuk bisa dijadikan rujukan,” kata Suyasa.

Dijelaskan, rencananya akan ada dua kategori pengadaan vaksin, yakni vaksin dibiayai pemerintah dan vaksin yang bersifat mandiri. Pemerintah pusat nanti akan menentukan vaksin mana yang dibiayai oleh pemerintah dan mana vaksin yang dibiayai mandiri. Selengkapnya nanti dalam petunjuk teknis (juknis) akan ditentukan termasuk juga pembiayaannya.

“Pak Mendagri juga menyebutkan ketika ada yang harus ditanggung oleh pemerintah kabupaten, maka akan disiapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri yang memberikan keleluasaan daerah untuk lakukan refocusing anggaran khusus untuk membiayai vaksin tersebut,” jelasnya.

Jumlah vaksin yang akan diterima Buleleng, menurut Suyasa, ini masih akan dikoordinasikan dengan Pemprov Bali. Sebelumnya, pada rapat yang digelar bersama dengan Pemprov Bali, rencananya Buleleng akan memperoleh vaksin sebanyak 400 ribu.

“Itu kan baru hasil rapat dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dengan Pemprov Bali saja. Jadi, sifatnya masih dinamis. Kami sekarang masih menunggu juknis dari pemerintah pusat,” ucap Suyasa.

Anggota Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Ketut Suwarmawan, menambahkan, untuk sarana dan prasarana serta keperluan SDM dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Buleleng yang bakal dilakukan nanti, sejauh ini masih dalam tahap persiapan. Persiapan ini meliputi roadmap SDM melalui pelatihan.

“Akan ada persiapan dan sarana prasarana berupa pendataan cold chain untuk menampung vaksin yang datang, termasuk kapasitas dan sebaran untuk di wilayah Buleleng,” pungkas Suwarmawan.

Sementara itu, perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng pada Selasa (1/12/2020), tercatat ada perimbangan antara kasus konfirmasi baru dan pasien sembuh. Pasien sembuh dan positif masing-masing 3 orang.

Secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng sebanyak 1.151 orang. Dengan rincian, sembuh mencapai 1.053 orang, kasus meninggal dunia 58 orang, pasien sedang dirawat di Buleleng 24 orang dan dirawat di luar Buleleng 16 orang. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.