Bosan Tinggal Di Hotel, Wisatawan Terobos Penutupan Pantai Kuta

ist/wisatawan masih tampak berkunjung ke Pantai Kuta yang sudah ditutup
542 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Selain Balangan, Kunjungan Wisatawan ke Pantai Kuta juga sulit nampaknya untuk dibendung. Kendati kunjungan ke pantai Kuta telah ditutup untuk umum sejak Jumat (27/3), bahkan akses menuju ikon destinasi pariwisata Bali itu telah di pagar. Namun Minggu (29/3) kunjungan wisatawan masih ramai ke Pantai Kuta, baik itu hanya sekedar berjemur, mandi di pantai dan bermain surfing. Mereka bisa masuk ke pantai Kuta, lantaran wisatawan itu melanggar plang larangan dan mencari celah akses masuk ke pantai.

Ketua Pengelola Pantai Desa Adat Kuta, Mangku Wayan Sirna dikonfirmasi terpisah tidak memungkiri kondisi tersebut. Dimana wisatawan masih sering membandel, kendati yang bersangkutan telah dihimbau dan diberikan pemahaman. Dari pengakuan wisatawan terkait, mereka ngotot untuk tetap masuk ke area pantai, dengan alasan bosan diam di hotel. Karena itulah pihaknya tidak bisa berbuat banyak atas kondisi tersebut. “Yang bandel itu kebanyakan adalah tamu Eropa,”ujarnya sembari menerangkan ada sekitar 40 akses Pantai Kuta yang ditutup dengan pemasangan pagar dari kayu dan tumbuhan.

Sementara Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista menerangkan penutupan Pantai Kuta dilakukan sesuai dengan imbauan pemerintah, khsusnya merujuk Surat Sekda Badung dengan nomor 566/1877/Dispar/Sekret, tertanggal 20 Maret 2020. Dimana semua objek wisata di Badung untuk sementara ditutup dari tanggal 21-31 Maret 2020.

Disisi lain, pihaknya mengaku akan segera memasang semacam brosur atau banner informasi di sejumlah titik pantai, yang menginformasikan soal penutupan Pantai Kuta. Pihaknya di desa adat juga berencana untuk merumahkan seluruh petugas pengelola pantai, per tanggal 1 April 2020 nanti. Hal tersebut juga merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.