Bos Indotrader Academy Mangkir Panggilan Kedua

Anak Agung Gede Mahendra
Anak Agung Gede Mahendra
91 Melihat

DENPASAR, POS BALI Owner Indotrader Academy Anak Agung Gede Mahendra mangkir dari panggilan penyidik Polresta Denpasar pada Rabu 24 Februari 2021. Sesuai rencana, Agung Mahendra dipanggil untuk pemeriksaan sebagai tersangka pada pukul 10.00 WITA. Namun, Ia tak hadir.

Awak media sempat mendapatkan informasi, Agung Mahendra akan memenuhi panggilan pada pukul 12.00 WITA. Namun, hingga pukul 15.00 WITA, tak nampak Agung Mahendra mendatangi Polresta Denpasar. “Iya benar, AM tidak hadir dalam panggilan kedua,” kata Kanit IV Sat Reskrim Polresta Denpasar Iptu M Reza Pranata. Sementara itu saat hendak dikonfirmasi, ponsel Agung Mahendra  tidak aktif,  Wayan Adimawan selaku pengacara Mahendra juga tak menjawab telepon maupun pesan.

Pengacara NBL, Ida Bagus Surya Prabawa menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian. Pihaknya meyakini kepolisian akan bertindak sesuai aturan yang berlaku. “Apakah ada itikad baik atau tidak. Biarkan kepolisian yang menilai. Saya berharap hukum bisa menjadi panglima tertinggi untuk mencari keadilan,” tegas Prabawa.

Agung Mahendra dilaporkan oleh siswanya berinisial NBL (19) atas dugaan penipuan Rp 45 juta. Polisi telah menetapkan Agung Mahendra sebagai tersangka. Kasus itu berawal saat NBL membayar paket kelas trading dengan pembelajaran selama 90 hari. Setelah melakukan pembayaran senilai Rp 45 juta, NBL mengaku tidak menerima paket pembelajaran sesuai yang dijanjikan.

Karena tidak ada titik temu atas permasalahan tersebut, NBL kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polresta Denpasar. Agung Mahendra menggugat Polresta Denpasar terkait penetapan dirinya sebagai tersangka.

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menolak gugatan pra peradilan Agung Mahendra secara keseluruhan pada 16 Pebruari 2021. Pada putusan tersebut, hakim mengatakan bahwa rangkaian penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian untuk menetapkan Agung Mahendra sebagai tersangka sah dan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. 003

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.