BOR Dua Rumah Sakit di Bangli Nyaris Penuh

Tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSU Bangli mendekati overload atau penuh.
398 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Penerapan PPKM Level IV yang diperpanjang ternyata belum mampu menurunkan angka kasus penyebaran Covid-19 di Bangli. Sesuai data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli, penyebaran kasus virus Corona justru menunjukkan tren naik. Satu indikator, bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSU Bangli dan RS BMC mendekati overload atau penuh.

Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Selasa (3/8/2021) membenarkan adanya kecenderungan angka kasus meningkat di tengah penerapan PPKM. “Tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di dua rumah sakit di Bangli sekarang hampir penuh,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, BOR di RSU Bangli saat ini mencapai 93,88 persen. Dari 49 tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19, hanya tersisa tiga tempat tidur saja. Selain itu, ruang ICU di RSU Bangli juga penuh.

Dirgayusa menguraikan, kondisi serupa juga terjadi di RS BMC Bangli, dengan BOR mencapai 92,5 persen. Dari 40 bed yang disiapkan, hanya tersisa tiga bed. Jika penuh, terangnya, RSU Bangli dan BMC berkomitmen bersama-sama akan menambah ruang isolasi. “Kemungkinan kapasitas untuk pasien umum akan dikurangi untuk bisa menambah ruang isolasi,” ucapnya.

Mengacu data per 2 Agustus 2021, total jumlah akumulasi warga Bangli yang terpapar Corona mencapai 3.395 orang. Sembuh sebanyak 2.849 orang, masih dirawat 400 orang, dan meninggal sebanyak 146 orang. Dibandingkan sehari sebelumnya, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 38 orang, meninggal empat orang, dan tingkat kesembuhan juga bertambah 38 orang.

Menyikapi kemungkinan terjadinya overload di dua rumah sakit tersebut, ulasnya, sesuai instruksi pusat, daerah wajib untuk membuat rumah sakit darurat. Namun, sejauh ini belum sampai ada rencana seperti itu. “Kalau memang harus terjadi, ini jadi target terakhir. Mudah-mudahan kasusnya bisa kembali turun,” harapnya.

Untuk itu, dia kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Pun mematuhi semua ketentuan pemerintah dengan pelaksanaan PPKM guna menekan angka penyebaran Covid-19. 028

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.