Bermodal Nekad, Wayan Murjawan Sukses Buka “Warung Layana” di Bibir Tebing Air Terjun

2,099 Melihat

GIANYAR, posbali.id – Menyajikan menu makanan dengan citarasa universal serta dimanjakan pemandangan air terjun yang indah menjadikan “Warung Layana” yang beralamat di Jalan Raya Goa Gajah, Bedulu, Gianyar semakin banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dengan tagline eat, shoot & share pemilik warung I Wayan Murjawan akhirnya mampu menyulap jurang menjadi tempat yang indah untuk bersantai bersama keluarga. Warung bercitarasa restoran ini terkenal berkat banyak pengunjung mengunggah foto kenangannnya saat menikmati hidangan dengan latar belakang air terjun Layana.

I Wayan Murjawan alias Baled menceritakan Warung Layana dibangun dengan konsep klasik di atas tanah seluas 10 are dengan pemandangan air terjun di seberang sungai di sisi tebing berlawanan. Awalnya kawasan ini diceritakannya seperti hutan dan tidak ada yang menyangka bisa dikembangkan dengan indah seperti saat ini. Bermodal nekad mantan penjual asongan keliling (dagang acung) ini memberanikan diri bermain bank, akhirnya setahun merintis banyak masyarakat kokal dan buruh datang untuk makan sambil bersantai. Memasuki tahun kedua hingga saat ini jumlah pengunjung lokal dan mancanegara jumlahnya bisa terbilang sama. “Pakai nama warung untuk menarik wisatawan lokal. Sekarang sudah hampir dua tahun, sebelumnya lokal dan buruh banyak makan disini karena harganya cukup murah. Wisatawan tahu sejak setahun dengan sistem promosi Sosmed mereka datang lalu berfoto dan bagikan sangat ampuh,” ungkapnya.

Berjarak sekitar 200 meter dari Objek Wisata Goa Gajah, Warung Layana menyediakan berbagai jenis minuman, appetizer, soup, salad, pasta, pizza dan varian makanan utama yang disajikan dengan racikan bumbu bercitarasa universal (bisa dinikmati oleh siapa saja). Karena masyarakat banyak berfoto saat menikmati hidangan dengan latar air terjun maka promosi Warung Layana semakin baik bahkan air terjun sejak setahun ini dinamai lengunjung sama dengan nama warung yakni Air Terjun Layana. Baled juga bersyukur meningkatnya kunjungan membuatnya mampu mempekerjakan 15 orang karyawan termasuk pemuda sekitar yang baru lulus sekolah. Menariknya dengan berbekal kemampuan di bidang seni, pria yang juga dulunya seorang pengukir ini menyulap warungnya agar bisa dijadikan tempat menggelar rapat kecil yang terbuka hingga menjual paket untuk perayaan ulang tahun dan romantik dinner. “Menu utama chicken steak, pizza dan aneka minuman dan makanan lainnya. Kita juga menerima romantik dinner, meeting dan paket ulang tahun,” ungkap pria yang juga sempat bekerja sebagai bartender ini.

Karena sudah banyak dikunjungi wisatawan, kedepan Warung Layana juga akan dikembangkan dengan dilengkapi tempat yoga seluas satu are serta swing agar setiap sudut di lokasi tersebut menjadi spot terbaik mengabadikan kenangan saat berkunjung. Pria kelahiran 6 Maret 1982 ini juga berharap apa yang dilakukannya bisa diikuti oleh masyarakat lokal setempat agar berani menjadi tuan rumah di tanah sendiri. Ayah tiga anak ini juga menceritakan kesabarannya membangun Warung Layana juga berkat salah satu sahabatnya bernama I Nyoman Darmawan yang tidak pernah berhenti memberikan semangat dan keyakinan bahwa usaha yang dibangunnya akan berbuah manis. Saat dikonfirmasi Darmawan mengatakan, sejak awal mendukung usaha yang dibangun Baled. Kepercayaan ini ditanamkan Ketua DPW LSM Jarrak Bali Kabupaten Gianyar ini lantaran banyak sahabat lainnya yang akan membantu terlebih bisa menyerab banyak tenaga kerja lokal. “Baled itu orangnya pekerja keras, ulet dan mau nekad. Kalau mau maju kita pasti dorong masyarakat juga pasti mau datang karena disini makanannya murah tapi enak,” beber pria yang akrab disapa Pak Man Bodrex ini. 016

Ket foto : Warung Layana dengan pemandangan tebing hijau dan air terjun.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.