Berbagi Sembako di Tengah Operasi Prokes

Tim Yustisi Kota Denpasar membagikan sembako di sela-sela operasi penertiban Prokes
204 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Tim Yustisi Kota Denpasar terus melakukan pemantauan protokol kesehatan (Prokes) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Denpasar.

Pada Senin (26/7/2021), kegiatan ini dilaksanakan di seputaran Jalan Kamboja Desa Dangin Puri Kangin.

Operasi prokes ini menyasar para pengendara dan warga yang belum menaati prokes di wilayah tersebut.

Di sela-sela operasi prokes itu, Tim Yustisi membagikan sembako dan bingkisan kepada masyarakat terdampak pamdemi Covid-19.

Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Anom Sayoga mengatakan, operasi prokes ini dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan sadar akan pentingnya menerapkan prokes, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar ruamah.

“Sehingga ke depannya kasus penularan virus covid-19 ini dapat dicegah bersama-sama,” kata Sayoga.

Operasi prokes kali ini menjaring tiga pelanggar prokes. Para pelanggar prokes ini menggunakan masker dengan tidak benar. Mereka pun diberi pembinaan dan edukasi terkait penggunaan masker yang benar.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan pemantauan prokes ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan prokes pada masa pandemi ini.

“Baik itu dengan menjaga kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan, dan menggunakan sanitizer sehingga semua terhindar dari penularan virus covid-19,” kata Sayoga.

Sementara itu, pembagian sembako dan bingkisan diberikan kepada tukang ojek, difabel serta warga yang menjalani isoman.

“Tidak hanya menindak dan mendenda pelanggar Prokes, tetapi sebagai bentuk kepedulian dalam masa sulit ini kami juga membagikan bantuan bingkisan dan sembako bagi warga,” kata Sayoga.

Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar pada Senin (26/7/2021), kasus positif bertambah 436 orang, pasien sembuh bertambah 308 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 9 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai menyebutkan, penambahan kasus positif itu didominasi masyarakat yang belum divaksin.

Ia meminta masyarakat untuk disiplin prokes. “Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” katanya.

Secara komulatif kasus Covid-19 di Kota Denpasar hingga Senin (26/7/2021), tercatat kasus positif sebanyak 23.357 orang, pasien sembuh 18.386 orang (78,72 persen), meninggal dunia 467 orang (2,00 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 4.504 orang (19,28 persen).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.