Berada di Area Hotel Oberoi, Pura Pancung Segara Bakal Direlokasi

Wabup Badung Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD AA Anom Gumanti dan OPD terkait meninjau tanah untuk pembangunan Pura Pancung Segara Seminyak, Senin (4/1/2021).
300 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Senin (4/1/2021), meninjau tanah milik Pemkab Badung yang dimohonkan oleh krama Banjar Basangkasa Seminyak dan Pengempon Desa Adat Kerobokan serta Padangsambian. Tanah yang dimohon tersebut hendak diperuntukan untuk relokasi pembangunan Pura Pancung Segara di Lingkungan Basangkasa, Kelurahan Seminyak, Kuta.

Pada pertemuan dengan para prajuru dan krama yang dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Kayu Aya, Wabup Suiasa menyampaikan terima kasih kepada krama Banjar Basangkasa dan masyarakat Seminyak yang sudah menjalankan swadharma sebagai warga negara yang baik dalam ikut menjaga kedamaian dan ketenteraman wilayahnya pada pagelaran pilkada 2020 lalu.

Terkait surat permohonan krama untuk pembangunan pura, tepatnya pergeseran dan pembangunan Pura Pancung Segara tentu sangat diapresiasi. Pemkab Badung diakuinya memberikan langkah yang terbaik bagi umat dan pamedek untuk melaksanakan ibadahnya dan Linggih Ida Sesuhunan. Pihaknya secara pribadi tidak akan menolak keinginan krama dan pamedek dalam menjalankan hal-hal yang mulia bagi umat untuk menjalankan ibadahnya dengan damai sepanjang penggunaan lahan yang dimohonkan tidak bertentangan dengan aturan yang ada.

Wabup Suiasa menyatakan akan menindaklanjuti permohonan krama tersebut dan menyiapkan apa yang harus dilakukan dengan OPD terkait di Pemkab Badung sehingga setelah pembangunan selesai nantinya tidak ada lagi persoalan. “Ini juga merupakan langkah kami di Pemerintah Kabupaten Badung untuk mewujudkan kelestarian adat, seni, dan budaya tetap ajeg sesuai dengan program PPNSB yang sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Badung,” jelasnya.

Kelian Adat Banjar Basangkasa, I Nengah Suarja, mengatakan, pihaknya beserta krama lan pengempon Pura Pancung Segara menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung dan berharap penggeseran pura yang berada di tengah area Hotel Oberoi dapat cepat terwujud. Relokasi tersebut dilaksanakan demi kenyamanan dan kedamaian para pemedek dalam melaksanakan upacara dan upakara dengan pihak manajemen hotel. “Dengan diberikan izin oleh Pemkab Badung tentu menjadi kebahagiaan yang tidak ternilai bagi pengempon dan krama,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap Wabup beserta jajaran bisa hadir dan melihat secara langsung posisi tanah yang dimohonkan. Posisi Pura Pancung Segara selama ini sementara masih berada di lingkungan Hotel Oberoi. Adapun tempat yang dimohonkan kepada Pemkab Badung, diakuinya merupakan tanah yang berada dekat dengan letak pura tersebut yaitu di sebelah barat sungai, tepi pantai dekat bangunan Balawista dan wantilan tempat beristirahat para surfer. Luas tanah permohonan untuk pembangunan pura tersebut kira-kira 70 m2.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Kelian Adat dan Kaling Basangkasa, Wabup Suiasa melakukan pengecekan dan kunjungan ke lapangan. Turut mendampingi anggota DPRD Badung Dapil Kuta AA Anom Gumanti, Kabag Pemerintahan Dewa Sudirawan, Camat Kuta I Nyoman Rudiarta, Sekcam Kuta I Kadek Agus Suantara, Kabid Pengelola Aset Daerah BPKAD Badung Nengah Nurjana, Lurah Seminyak Kadek Oka Parmadi, Kelian Adat I Nengah Suarja, Bendesa Adat Kerobokan AA Putu Sutarja, LPM, Kelian Dinas I Nengah Marada, serta pengempon pura. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.