Belasan PKL Direlokasi, Dapat Bantuan Gerobak Rombong dan Tenda

Pengecekan bantuan gerobak rombong dan tenda bagi para PKL yang direlokasi.
915 Melihat

BULELENG, POS BALI – Pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di areal sebelah timur jembatan eks Pelabuhan Buleleng direlokasi. Setelah direlokasi, para PKL diberikan bantuan berupa gerobak rombong dan tenda untuk membuka lapak di areal Ruang Terbuka Hijau (RTH) Soenda Ketjil, Kelurahan Kampung Tinggi, Buleleng sebagai lokasi yang baru.

Bantuan gerobak rombong dan tenda ini diserahkan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Buleleng, Dewa Made Sudiarta, pada Selasa (15/12/2020) di RTH Soenda Ketjil, Buleleng. Total 13 PKL yang diberikan bantuan sehingga para pelaku UKM ini tetap bisa melanjutkan usaha.

Menurut rencana, Pemkab Buleleng melalui Dinas Pariwisata Buleleng akan melakukan penataan beberapa Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang ada di Buleleng, termasuk areal eks Pelabuhan Buleleng. Untuk memaksimalkan penataan, maka para PKL tersebut direlokasi.

“Awalnya mereka berdagang di sebelah timur jembatan eks Pelabuhan Buleleng. Lokasi itu akan ditata oleh Dinas terkait. Sehingga agar bisa berdagang, maka diarahkan ke RTH Soenda Ketjil dengan diberi bantuan tenda dan gerobak rombong,” kata Dewa Sudiarta.

Rombong dan tenda ini, menurut Dewa Sudiarta, sifatnya tidak menetap. Saat akan berjualan pada sore hari, tenda dan rombong baru dipasang. Setelah tutup harus dibersihkan kembali agar tetap bisa menjaga kebersihan RTH.

Dewa Sudiarta mengatakan, relokasi ini mendapat respons positif karena mereka tetap bisa berjualan dengan tempat yang memadai. “Rombong semua sudah seragam, dari sisi estetika sudah bagus. Saya yakin mereka nyaman berjualan dengan tempat yang bersih dan memadai ini,” ujar Dewa Sudiarta.

Pelaku UKM yang bergerak di sektor perdagangan termasuk PKL, kata Dewa Sudiarta, memiliki peranan penting dalam menggerakkan sektor pangan yang berkembang saat ini. Ada beberapa kawasan sentra-sentra PKL yang ada di wilayah Kota Singaraja. “Diharapkan para PKL ini dapat melaksanakan aktivitas usaha pada zona yang ditetapkan, menyediakan pangan aman, pelayanan ramah, suasana nyaman, higienis, bersih dan lestari,” pungkasnya. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.