Bawa Misi Perkenalkan Endek di Internasional, Mahasiswi Denpasar Tampil di Paris Fashion Week

Selly Dharmawijaya Mantra saat menerima audiensi sekaligus memberikan restu dan dukungan kepada Christabel Vania Angelica Handoyo (kiri) yang sukses lolos seleksi Paris Fashion Week.
100 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Prestasi mencengangkan ditorehkan desainer muda Denpasar. Seorang mahasiswi Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali bernama Christabel Vania Angelica Handoyo. Dia sukses lolos seleksi ajang Paris Fashion Week.

Pada Senin (28/12/2020), perempuan yang akrab disapa Vania ini memohon restu dan dukungan dari Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA. Selly Dharmawijaya Mantra, di kediaman Wali Kota Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari; Ketua Jurusan Desain Mode IDB Bali, Sri Utami; bersama perajin tenun ikat Denpasar yakni Kwaca Bali, Bali Nusa, dan Putri Bali.

Selly D. Mantra mengatakan bahwa sangat membanggakan salah satu desainer muda Denpasar dapat berkiprah di dunia internasional. Terlebih lagi nanti endek akan menjadi pilihan material yang akan dibawakan pada gelaran Paris Fashion Show. “Tentu ini sangat membanggakan. Semoga ajang ini dapat menjadi misi baru dalam memperkanalkan endek di kancah internasional. Dan, semoga dengan semakin mendunianya kain endek dapat memberikan dukungan maksimal bagi promosi dan produktivitas perajin endek khususnya di Kota Denpasar,” ujar Selly.

Dalam kesempatan tersebut, Selly juga berpesan agar waktu yang tersisa ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi serta memaksimalkan rancangan desain yang akan ditampilkan. Sehingga saat penampilan nanti mampu memberikan yang terbaik. “Kami melalui Dekranasda dan Disperindag sudah memfasilitasi untuk memberikan dukungan bersama, baik itu penyediaan material serta evaluasi desain, sehingga mampu memberikan yang terbaik nantinya. Semoga kreativitas dan inovasi luar biasa mampu tumbuh dari insan muda Denpasar,” ucapnya.

Christabel Vania mengatakan, awalnya mengikuti seleksi ini mendapatkan info dari kampus. Dia pun mulai merancang 10 desain untuk dikirim mengikuti seleksi. Hasilnya di luar dugaan. Dirinya dinyatakan lolos seleksi untuk unjuk kebolehan di ajang fashion bergengsi di dunia, Paris Fashion Week. Sebanyak 15 orang dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia yang dinyatakan lolos tahap selanjutnya pada ajang tersebut.

“Jadi, kita percayakan dan ikhlaskan saja dengan segala usaha. Semoga langkah ke depan dimudahkan sampai tahap akhir nanti pada bulan September dan Oktober 2021. Waktu yang tersisa akan digunakan untuk melaksanakan evaluasi dan memaksimalkan desain,” kata Vania.

Salah seorang perajin kain tenun ikat endek, Yustrisna Sari Dewi mengaku bangga ada sosok desainer muda Denpasar yang sukses menembus kancah internasional. Kesempatan ini agar semaksimal mungkin dimanfaatkan untuk mempromosikan endek sebagai kain tenun khas Bali. “Dengan tampilnya Vania ini diharapkan membawa angin segar untuk memperkenalkan kain tenun endek di kancah internasional, sehingga secara berkelanjutan dapat mendukung promosi dam pemasaran produk kerajinan tenun ikat endek di Denpasar,” ujarnya. rap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.