Banyu Pinaruh, Dandim Tabanan Gencarkan Disiplin Prokes di Pantai Kedungu

Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto dalam kegiatan pendisiplinan prokes kepada masyarakat di Pantai Kedungu, Minggu (31/1/2021).
68 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto menggencarkan kegiatan pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes), saat masyarakat melaksanakan prosesi Upacara Banyu Pinaruh di Pantai Kedungu, Minggu (31/1/2021). Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan Tabanan.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim Tabanan menyampaikan imbauan secara masif, dan menindak pelanggar prokes sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, petugas dari Dinas Kesehatan Tabanan juga
melaksanakan swab antigen di tempat terhadap pengunjung Pantai Kedungu, termasuk kepada beberapa warga negara asing (WNA).

Letkol Toni juga melaksanakan kegiatan humanis, yaitu dengan membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung yang berada di areal parkir Pantai Kedungu. Ada juga pelanggar prokes yang tak mengenakan masker, yang dikenakan sanksi fisik berupa push up. Kegiatan tersebut, kata Toni, dilaksanakan agar masyarakat semakin sadar dan paham arti penting 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), dan tetap disiplin menerapkan prokes pada masa adaptasi kebiasaan baru.

“Pandemi Covid-19 belum usai, dan kasusnya masih tinggi, sehingga pemerintah menerapkan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat), dengan harapan melalui kegiatan pendisiplinan secara masif ini kasus Covid-19 dapat berkurang, kemudian bisa ke zona oranye, kuning, ataupun hijau,” ungkapnya.

Selain di Pantai Kedungu, pantai-pantai yang lain juga dipantau Tim Yustisi Tabanan. Untuk penindakan tetap sesuai dengan aturan yang berlaku, baik berupa teguran secara lisan, tindakan fisik, maupun denda di tempat, sesuai dengan Pergub Bali No. 46 Tahun 2020 dan Perbup Tabanan No. 44 Tahun 2020.

“Kegiatan operasi seperti ini akan terus dilakukan dan semakin masif bersama instansi terkait di wilayah Kabupaten Tabanan. Hal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari Covid-19, termasuk pembatasan kegiatan pada malam hari,” tandasnya.

Sesuai laporan dari tim gabungan tersebut, dalam kegiatan di Pantai Kedungu ada beberapa penindakan. Antara lain satu orang diberikan sanksi tindakan fisik dan dua orang teguran secara lisan. Selain itu, juga 32 orang yang dites swab antigen, dan seluruhnya dengan hasil negatif. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.