Bantuan Pupuk Subsidi Khusus Lahan di Bawah 2 Hektar

Jpeg
Wayan Sarma
94 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan Kartu Tani guna meningkatkan kesejahteraan petani. Khusus di Kabupaten Bangli, sebanyak 10 ribu petani akan mendapatkan pupuk bersubsidi mulai tahun 2021. Hal tersebut disampaikan Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, Jumat (22/1/2021).

Kata Sarma, sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), yang mendapat pupuk bersubsidi dari pemerintah adalah yang memiliki Kartu Tani. “Untuk penyaluran pupuk bersubsidi harus memiliki Kartu Tani, dan memiliki lahan di bawah dua hektar,” jelasnya.

Menimbang aturan tersebut, dia menyebut para petani penggarap yang pemiliknya memiliki lahan di atas dua hektar otomatis tidak dapat pupuk subsidi. Sebab, mereka dianggap mampu membeli pupuk sendiri. “Di sini diperuntukan bagi yang memiliki lahan di bawah dua hektar,” tegasnya.

Untuk mendapat Kartu Tani, terangnya, petani harus melapor ke ketua kelompok atau kelian subak. Setelah terdaftar,  kelian subak melaporkan ke Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di masing-masing desa, dan diinput untuk dibuatkan kartu oleh BNI. “Kalau ada petani yang masih tercecer dan belum terdata, masih bisa dilayani sesuai proses tadi,” ungkapnya.

Dalam pembagian Kartu Tani, dia berujar mesti menggandeng BNI ke petani. Sebab, dalam pembagian ada proses yang dilakukan bank, seperti membuat PIN dan proses lainnya. Karena itu, untuk pembagian harus menyertakan petugas bank. “Meski telah dibagikan tapi belum diregistrasi oleh bank, tetap tidak akan bisa dipakai,” imbuhnya.

Kartu Tani, kata dia, sejatinya banyak kegunaan yang bisa dimanfaatkan petani. Salah satunya adalah sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi oleh petani di pengecer. 028

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.