Bangkai Lumba-lumba Terdampar di Pesisir Pantai Nusa Dua

319 Melihat

MANGUPURA, POSBALI.CO.ID – Seekor lumba-lumba yang sudah mati, Kamis (9/5) pagi ditemukan terdampar di pesisir Pantai Bengiat, Nusa Dua. Bangkai lumba-lumba tersebut ditemukan oleh kelompok nelayan Yasa Segara Bengiat Nusa Dua. Panjang hewan laut itu 250 cm dengan berat 60 kg.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), untuk dievakuasi ke Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali. “Memang benar adanya temuan itu, tapi bangkai lumba-lumba itu sudah dibawa ke BKSDA untuk mengetahui penyebab kematiannya,” ujar Kepala Divisi Operasional The Nusa Dua ITDC, Made Pariwijaya.
Dikonfi rmasi terpisah, Kepala BKSDA Bali Budhy Kurniawan mengakui, bangkai lumba-lum-ba itu dibawa ke Turtle Conse-rvation and Education Center (TCEC) Serangan, untuk dilakukan identifi kasi dengan cara otopsi. Proses otopsi tersebut kemungkinan diakukan selama satu hari, untuk mengetahui hasilnya.
Dipaparkannya, terdampar-nya lumba-lumba ke pesisir memang bukanlah yang pertama kali terjadi. Hal itu dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi arus, gelombang, serta kemampuan beradaptasi terha-dap suhu. Namun hal itu sangat jarang terjadi, walau secara area jelajah itu termasuk Nusa Penida dan Benoa.
Sementara dari data yang diperoleh dari Kepala Seksi Wilayah (SKW) I BKSDA Bali, Made Mastra, bangkai lumba-lumba tersebut berjenis Spotted Dolphin atau Stenalla Attenuata. Hewan laut itu memiliki panjang 250 cm dan lebar 55 cm, dengan jenis kelamin jantan. Usinya diperkirakan sudah dewasa, atau kurang lebih 5 tahun. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.