Balawan: Bermusik dari Hati

Musisi jazz Balawan saat tampil di Creative Talk Denfest 2020, Jumat (18/12/2020).
360 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Creative Talk pada ajang Denpasar Festival (Denfest) Ke-13 yang tayang melalui Channel Kreativi Denpasar, Jumat (18/12/2020), menghadirkan I Wayan Balawan, musisi jazz ternama asal Bali. Dalam acara ini Balawan berbagi pengalaman dan perjalanannya dalam bermusik.

Balawan menuturkan, sejak duduk di bangku sekolah dasar kesukaan terhadap musik sudah tumbuh dalam dirinya. Dari menyukai musik pop, rock, hingga jazz sempat ditekuni. Mengeksplorasi potensi diri terus dilakukan hingga dia mendapatkan jati diri dalam memainkan musik jazz.

“Saya berproses ingin terus berkembang mencari ciri khas secara terus-menerus dan mengeksplorasi gamelan Bali. Saya suka main gitar, tidak pernah merasa puas, bermain musik dari hati dan muncul dari kemauan sendiri,” ujarnya.

Menurut Balawan, menggeluti musik jazz berbeda dengan jenis musik lainnya yang membutuhkan sebuah improvisasi dan menggunakan feeling. “Setiap penampilan, saya selalu melihat siapa yang akan menyimak musik saya. Seperti tampil di sekolah, saya akan menyamakan penampilan musik saya untuk anak-anak sekolah. Ini tentu menjadi tantangan sendiri dan mampu menyesuaikan penampilan,” katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan, untuk mampu merambah hingga nasional dan internasional, seorang seniman perlu memiliki sebuah ciri khas tersendiri. Selama bisa membawa gaya bermusik tersendiri, kata dia, akan menjadi sebuah kemampuan untuk bersaing di dunia luar. Seperti setiap penampilan musik jazz yang dia bawakan, Balawan selalu melibatkan pemain gamelan Bali dan dikolaborasikan dengan gitar. “Ini menjadi ciri khas dan baru bagi orang di luar,” ucapnya.

Balawan juga mengatakan, membangun ciri khas harus dilakukan dengan kedisiplinan diri. Latihan dengan rutin dan meningkatkan keterampilan serta diikuti referensi sebagai hal penting untuk mengukur kemampuan. Terlebih saat ini dengan keterbukaan informasi lebih mudah untuk mendapatkan banyak inspirasi dari seniman-seniman dari daerah atau negara lain.

Pada masa pendemi Covid-19 saat ini, Balawan mengaku lebih fokus mencipta karya. “Pandemi menjadi momen untuk fokus dalam melaksanakan peningkatan karya dan mengambangkan industri kreatif di zaman yang serba online,” ujar musisi asal Desa Batuan, Gianyar ini. rap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.