Balai Adat Terbakar, Kerugian Rp150 Juta

Upaya memadamkan kebakaran sebuah bangunan permanen balai adat di Banjar Sema, Desa/Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (27/10).
142 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Bangunan balai adat di Banjar Sema, Desa/Kecamatan Kediri, hangus terbakar, Selasa (27/10). Pemilik bangunan permanen tersebut, I Made Wirya (56), menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik.

Balai adat berukuran 4×6 meter tersebut, diketahui terbakar sekitar pukul 10.00 Wita. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan sekitar Rp150 juta, termasuk sejumlah barang yang ikut hangus terbakar di tempat itu.

Menurut Wirya, ketika itu dia dan keluarganya usai mengadakan kegiatan pecaruan di rumahmya. “Saat kejadian, rumah dalam keadaan sepi. Kemungkinan kebakaran terjadi karena korsleting listrik,” ujarnya.

Saat awal kejadian, sempat dibantu warga sekitar untuk memadamkan kobaran api, dengan peralatan seadanya. Menyusul datang bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran ke TKP, lanjut dikerahkan untuk memadamkan api hingga api benar-benar padam.

Kejadian tersebut dibenarkan Kepala Kewilayahan Banjar Sema, Wayan Suardiana (35), dan saksi Made Yudi (26) yang juga warga setempat. Sementara Kapolsek Kediri Kompol I Gusti Nyoman Wintara yang juga ke TKP bersama anggotanya, mengatakan bahwa dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan mencatat keterangan saksi-saksi. Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun timbul kerugian sekitar Rp150 juta,” terang Wintara. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.