Bagikan Paket Sembako, Korem Wira Satya Kerahkan Babinsa dan Babinkamtibmas

Danrem melepas paket sembako di Makodim Badung
87 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan kondisi perekonomian Bali sangat terpuruk. Minus 10 persen lebih tinggi daripada rata-rata nasional.

Menyikapi situasi dan kondisi di tengah berlakunya PPKM Level 3, jajaran Kodam IX/Udayana, melalui Korem 163/Wira Satya melakukan aksi kemanusian dengan membagikan paket sembako dari pemerintah.

“Paket sembako ini untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” ungkap Danrem Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf seusai melepas paket sembako yang dibawa Babinsa dan Babinkamtibmas di Makodim 1611/Badung, Rabu (21/7) siang.

Dikatakan, bantuan paket sembako ini menyasar masyarakat yang sangat membutuhkan diluar yang telah mendapatkan bantuan langsung. Seperti pedagang kaki lima, asongan serta masyarakat lain yang sangat terdampak.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, sehingga dampak dari PPKM ini tidak memberatkan masyarakat,” harapnya.

Jenderal bintang satu ini mengungkapkan, bantuan paket sembako ini total berjumlah 150 ton beras, dan 18 ribu liter minyak goreng.

“Yang kita lepas hari ini sebanyak 5 ton beras dan minyak ke dalam paket sembako, sedangkan sisanya akan kami bagikan hingga 3 Agustus 2021,” jelasnya.

Pihak juga mengungkapkan, bantuan sembako dari pemerintah ini juga akan datang kembali untuk masyarakat Bali. “Kami menunggu perintah selanjutnya,” tegasnya.

Teknis pembagian sembako, jelas Danrem, diserahkan kepada masing-masing Babinsa. Bisa diantarkan langsung ke rumah-rumah warga, bertemu di jalan atau pada saat membubarkan kegiatan di jalan, dan teknis lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara yang hadir dalam pelepasan bantuan paket sembako tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Korem Wira Satya. Menurutnya bantuan ini sangat diperlukan masyarakat.

“Kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar menyampaikan terima kasih atas bantuan ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi dan mampu mewujudkan pemerataan di masa PPKM level 3 ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara juga mengungkapkan bahwa dalam PPKM Level 3 yang berakhir hingga 25 Juli 2021, terdapat beberapa kebijakan kelonggaran di dalamnya.

“Salah satunya yang saya tahu, yaitu pedagang kelontong yang kemarin kemarin take away sampai pukul 20.00 WITA, sekarang sudah bisa sampai pukul 21.00 WITA,” katanya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.