Awal Ramadhan, Harga Bawang Putih Naik Tembus Rp 60 Ribu di Mataram

Sejumlah pedagang di Pasar Kebon Roek, Ampenan terlihat tengah melayani para pembelinya. Umumnya, pedagang mengaku jika harga komoditaa bawang putih terus merangsak naik di awal Ramadhan ini.
Sejumlah pedagang di Pasar Kebon Roek, Ampenan terlihat tengah melayani para pembelinya. Umumnya, pedagang mengaku jika harga komoditaa bawang putih terus merangsak naik di awal Ramadhan ini.
425 Melihat

MATARAM – POSBALI.CO.ID – Harga bawang putih di Kota Mataram, terpantau masih sangat tinggi. Di Pasar Kebon Roek, harga bawang putih saat ini menembus Rp 60 ribu per kilogram (kg). Harga ini, jauh dari harga normal yang berkisar pada angka Rp 20 – 30 ribu per kg.

Seorang pedagang sayur mayur dan bahan baku bumbu di Pasar Kebon Roek, Mataram, Saniati, mengatakan harga bawang putih saat ini menembus Rp 60 ribu per kilogram (kg). “Sekarang Rp 60 per kg, sudah beberapa hari sebelum puasa sudah naik,” ujar Saniati di Pasar Kebon Roek, Rabu (8/5) kemarin.

Saniati menyatakan, beberapa hari menjelang puasa, harga bawang putih sempat menyentuh harga Rp 80 ribu per kg. Namun begitu memasuki bulan puasa, harga bawang putih mulai turun menjadi Rp 60 ribu per kg. Meski sudah sedikit turun, menurut Saniati harga bawang putih masih jauh dari harga normal. “Kasihan juga yang beli banyak yang kaget dan mengeluh. Ya saya kasih beli seperempat kilo, karena kalau sekilo mungkin tidak ada uang,” kata Saniati.

Pedagang sayur mayur dan dan bahan baku bumbu di Pasar Kebon Roek lainnya, Ahmad Junaidi, mengatakan hal senada. Ahmad menyebutkan, harga bawang putih saat ini sebesar Rp 60 ribu per kg. “Kemarin sempat Rp 80 ribu per kg, bahkan dengar-dengar sampai Rp 100 ribu, tapi saya di sini jual kemarin itu Rp 80 ribu per kg,” ucap Ahmad.

Ahmad mengatakan, meski sudah turun Rp 20 ribu, kenaikan bawang putih mulai terjadi menjelang bulan puasa. Tingginya harga bawang putih menyulitkan dirinya dalam penjualan.

“Naik terus bawang putih. Ini saja masih barang kemarin, dan sekarang sudah datang lagi yang baru,” kata Ahmad.

Ahmad menambahkan, para pembeli banyak yang mengeluhkan tingginya harga bawang putih. Meski begitu, para pembeli tetap membeli bawang putih, walaupun hanya seperempat kg yang dijual seharga Rp 20 ribu.

Ahmad mengaku, harga normal bawang putih biasanya hanya Rp 30 ribu per kg. Ahmad tidak mengerti alasan di balik melonjaknya harga bawang putih. “Mungkin stoknya sedikit, ini kan impor semua,” lanjut Ahmad.

Sementara itu, pedagang ayam potong di Pasar Kebon Roek, Kiki Sumarni, mengatakan harga ayam potong saat ini seharga Rp Rp 35 ribu per ekor. Kiki menyampaikan belum ada perubahan harga dibandingkan sebelumnya. “Besok pagi baru mulai naik Rp 2 ribu,” kata Kiki.

Kiki mengatakan tingkat penjualan ayam potong meningkat memasuki bulan puasa. Kiki memperkirakan pembelian ayam potong masih akan terus tinggi selama bulan puasa. 031

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.