Atensi Kluster Keluarga Tekan Angka Kematian Kasus Covid-19

Ketua GTPP Covid-19 Kota Denpasar yang juga Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra
192 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Kasus Covid-19 masih terjadi di Denpasar. Rumah tangga atau keluarga adalah salah satu kluster penyebaran Covid-19.

Sama seperti kluster lainnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar juga memberi perhatian serius pada kluster rumah tangga ini, sebagai upaya untuk menekan angka kematian.

“Sebab pola penyebaran Covid-19 yang tidak terkendali di dalam keluarga dapat memberikan dampak serius bagi usia rentan,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangana (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar yang juga Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra.

Karenanya, GTPP Covid-19 Kota Denpasar menyiapkan tempat karantina atau isolasi di rumah singgah bagi pasien positif Covid-19 yang tanpa gejala.

Sedangkan untuk mendukung meningkatnya angka kesembuhan pasien Covid-19, GTPP Covid-19 Kota Denpasar turut memaksimalkan peran serta rumah sakit rujukan serta memastikan ketersediaan ruang isolasi.

Selain itu, penanganan dengan melaksanakan program kerja juga difokuskan bagi daerah yang penyebaranya beresiko tinggi.

Lebih lanjut ia mengatakan, seluruh upaya yang dirancang dan dilaksanakan memerlukan kesadaran semua pihak untuk mendukung langkah-langkah strategis GTPP Covid-19 Kota Denpasar sehingga dalam pelaksanaan dapat terintegrasi dan terpadu.

“Jadi diperlukan kesadaran kolektif untuk mendukung langkah strategis GTPP, sehingga percepatan penanganan dapat dimaksimalkan dan Covid-19 dapat segera teratasi, selain juga penegakan aturan bagi pelanggar disiplin prokes sesuai dengan Pergub dan Perwali juga akan terus digencarkan,” kata Rai Mantra.

Untuk diketahui, kasus Covid-19 di Denpasar masih fluktuatif. Update kasus Covid-19 di Denpasar pada Minggu (29/11/2020), tercatat ada penambahan 19 kasus positif. Dengan demikian total komulatif kasus positif sebanyak 3.772 orang.

Kabar baiknya, jumlah pasien sembuh sangat tinggi. Ada penambahan 7 orang pasien sembuh pada Minggu (29/11/2020). Dengan demikian total pasien sembuh sebanyak 3.352 orang atau mencapai 93,17 persen.

Adapun pasien meninggal dunia sebanyak 85 orang (2,24 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 174 orang (4,59 persen). (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.