ASITA BALI dan KB FKPPI Denpasar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Para Warakawuri

Foto: ASITA BALI dan KB FKPPI Kota Denpasar saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada para warakawuri di Perumahan Purnawirawan, Padang Indah, Denpasar, Sabtu (27/2).
324 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Kendatipun angka kesembuhan pasien terkonfirmasi Covid-19 semakin meningkat tajam, namun perekonomian Bali masih terpuruk. Karena, Bali sebagai destinasi wisata dunia masih belum buka, khususnya bagi wisatawan mancanegara. Mengingat, kasus terkonfirmasi masih tinggi dan berkutat di angka tiga digit.

Menyikapi situasi dan kondisi yang hingga kini masih terjadi kasus terkonfirmasi positif, ASITA Bali dengan Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra/Putri Purnawirawan dan Putra/Putri TNI/Polri (KB FKPPI) Kota Denpasar bersinergi menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga terdampak, yaitu para warakawuri di Perumahan Purnawirawan, Padang Indah, Denpasar, Sabtu (27/2).

Bantuan sembako itu, merupakan uluran tangan dari MS Glow dan Ivan Gunawan yang tergerak hatinya untuk menyisihkan sedikit rezekinya bagi warga terdampak.

Ketua KB FKPPI Kota Denpasar Arwan Pangerang mengatakan, bantuan sembako ini berjumlah sebanyak 100 paket. Paket sembako itu, sebut dia, berupa beras, mie instant, minyak goreng, dan kebutuhan dapur lainnya.

“Kami hanya memfasilitasi Asita dalam menyalurkan bantuan ini. Jadi kami memilih para warakawuri, karena mereka juga ikut terdampak akibat mewabahnya virus corona ini. Mereka kan tidak bisa kemana-mana,” tuturnya.

Wakil Sekretaris KB FKPPI Kota Denpasar, Desak Reza Maylita menambahkan, bantuan sembako di tengah pandemi ini sangat dibutuhkan warga. “Saya harap semakin banyak para dermawan yang ikut berbagi di tengah pandemi ini,” harapnya.

Lanjut dia, Bali paling terdampak akibat adanya wabah SAR-CoV-2 ini. Mengingat, kata dia, perekonomian Bali sangat tergantung dengan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Tentunya, di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Bali, kebutuhan akan sembako sangat diperlukan masyarakat, untuk bisa sekadar bertahan sembari berharap pandemi ini segera berlalu,” tandasnya.

Sementara itu, para warakawuri yang menerima bantuan sembako ini menyampaikan terima kasih atas uluran tangan para dermawan itu.

Paling tidak, mereka tidak lagi memikirkan untuk pembelian sembako hingga dua minggu ke depan. “Saya harap berkelanjutan, karena kami tidak tahu sampai kapan wabah virus ini berlalu,” ujar salah soerang warakawuri.

Untuk diketahui, dari catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, pertambahan kasus per hari ini, terkonfirmasi positif sebanyak 151 orang. Terdiri dari 143 orang melalui transmisi lokal dan 8 Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).

Kabar baiknya, pasien sembuh meningkat tajam, yaitu sebanyak 347 orang, sedangkan kabar dukanya, meninggal dunia juga bertambah sebanyak enam orang. Dengan adanya tambahan tersebut, maka secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif hingga hari ini mencapai 34.128 orang.

Dari jumlah itu, pasien sembuh kumulatif sebanyak 31.027 orang (90,91%). Sementara untuk pasien meninggal dunia sebanyak 920 orang (2,70%), sedangkan kasus aktif atau pasien dalam perawatan, per hari ini menjadi 2.181 orang (6,39%). alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.