APBD Buleleng Tahun 2021 Fokus Pertanian dan Pariwisata

Wabup Sutjidra menyampaikan nota pengantar Bupati Buleleng terkait Ranperda APBD Buleleng Tahun Anggaran 2021.
163 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Sektor pertanian dan pariwisata menjadi program prioritas yang dirancang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Buleleng Tahun 2021, sebagai upaya untuk mendorong recovery (pemulihan) ekonomi di Kabupaten Buleleng. Program prioritas ini ditargetkan merata di seluruh kecamatan.

Dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2021, program pertanian dan pariwisata dibuat bersinergi dengan berbagai pihak. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng tentang APBD Tahun Anggaran 2021 pada Senin (17/11).

Nota Pengantar Bupati dibacakan oleh Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, di ruang sidang DPRD Buleleng. Sutjidra mengatakan program ini sejalan dengan visi dan misi Pemprov Bali. Untuk tahun 2021 sinergitas antara pertanian dan pariwisata akan dipadukan demi menopang perekonomian di Buleleng pasca pandemi Covid-19.

“Salah satunya, pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan-kegiatan di sektor pertanian dan pariwisata sehingga bisa mempercepat pemulihan ekonomi di Kabupaten Buleleng,” kata Sutjidra.

Pemkab Buleleng, kata Sutjidra, telah merancang sinergitas sektor pertanian dan pariwisata agar kedua sektor tersebut dapat saling mendukung. “Misalkan, bagaimana sektor pertanian bisa mendukung kegiatan pariwisata, seperti ekowisata dan sebagainya. Ini tentunya memerlukan infrastruktur untuk pendukung,” jelasnya.

Rancangan APBD Buleleng Tahun 2021 sebesar Rp2,24 triliun lebih. Jika dibandingkan pada anggaran induk tahun 2020, mengalami penurunan sebesar Rp78,65 miliar lebih atau 3,39 persen. Pemkab Buleleng pun telah menetapkan tema RKPD Tahun 2021 yakni mempercepat pemulihan ekonomi melalui integrasi bidang pertanian dan pariwisata.

Prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan yakni pada bidang pengembangan ekonomi kerakyatan, pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, penguatan adat dan budaya daerah, pembangunan kawasan berbasis potensi unggulan. Kemudian, pelayanan dasar dan penguatan infrastruktur, upaya penanggulangan kemiskinan dan pemenuhan jaminan sosial, dan terakhir pemantapan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan, program yang dicanangkan pada tahun 2021 sudah sesuai dengan kesepakatan antara Badan Anggaran DPRD dengan TAPD Buleleng. “Ini adalah bentuk tindaklanjut dari pembahasan sebelumnya, yang disesuaikan dengan kesepakatan. Meskipun, ada perubahan dan penyesuaian maka bahas lebih lanjut lagi,” ujarnya. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.