Antusias Tinggi, Pendaftaran PIP Tahap 2 Ditutup Lebih Awal

MA Dezire Mulyani didampingi Wayan Hendaryana
277 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Pandemi Incubation Program (PIP) Tahap 2 yang dikemas dalam bantuan stimulus produktif (BSP) yang dilaksanakan Pemkot Denpasar ternyata sangat diminati oleh masyarakat. Sejak dibuka pada 25 Januari 2021 lalu, sudah lebih dari 6.000 peserta melaksanakan pendaftaran awal. Karenanya, penutupan pendaftaran akan dipercepat pada 10 Februari dari jadwal yang semula pada 28 Februari 2021.

Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana, Minggu (31/1/2021) menjelaskan bahwa percepatan penutupan pendaftaran ini dilaksanakan guna mempercepat tahapan verifikasi sehingga lebih awal diketahui peserta yang lulus seleksi administrasi dan tidak lulus. “Jadi karena quotanya terbatas sebanyak 1.680 peserta dan sudah melebihi target yang ditetapkan, maka dipandang perlu untuk mempercepat penutupan pendaftaran, sehingga tahap verifikasi dapat dilaksanakan lebih cepat. Jika ada yang gugur, dapat dilaksanakan perpanjangan pendaftaran,” jelasnya.

Hendar mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk segera melakukan pendaftaran sebelum tanggal 10 Februari 2021. “Jangan berkecil hati, semua masih berpeluang untuk lolos, nanti akan dilaksanakan pelatihan dan pendalaman minat melalui ideasi, workshop, dan pemasaran. Di sana akan keliatan bagi masyarakat untuk menghasilkan sebuah ide atau pengembangan usaha yang nantinya akan menerima bantuan stimulus produktif ini,” katanya.

Pandemic Incubation Program (PIP) Tahap 2 merupakan sebuah upaya Pemkot Denpasar melalui Dispar Kota Denpasar dan menggandeng instansi terkait untuk mendukung pemulihan ekonomi lewat usaha rintisan masyarakat. Kegiatan ini dikemas melalui pemberian bantuan stimulus produktif sebesar Rp1,5 juta per orang bagi 1.680 orang peserta. “Tahun ini besarannya naik dari Rp1 juta pada tahun lalu, naik jadi Rp1,5 juta untuk masyarakat Kota Denpasar yang ingin membuat usaha,” ujar Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani.

Adapun syarat penerima yakni masyarakat umum yang memiliki KTP Denpasar. Calon penerima akan melakukan registrasi pada sistem dan sekaligus pada sistem tersebut akan dilakukan penyaringan agar tepat sasaran. Mereka yang pernah mendapatkan stimulus ini tahun 2020 lalu otomatis tak akan bisa mendaftar lagi. Setelah dinyatakan lolos, nantinya peserta akan mengikuti pendampingan selama tiga bulan. “Mereka bisa memilih minat di bidang kuliner, fashion, kerajinan, dan lainnya,” kata Dezire Mulyani.

Untuk diketahui, tahun 2020 lalu, telah lolos sebanyak 2.700 penerima bantuan stimulus produktif ini. Tahun lalu stimulus dikhususkan untuk pelaku UMKM dan pekerja pariwisata yang terdampak Covid-19. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.