Antisipasi Covid-19 Varian Baru, Denpasar Akan Tes Antigen di Tempat Keramaian

Rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (18/6/2021).
230 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Guna mengoptimalkan dan meningkatkan penanganan Covid-19 serta mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar akan melakukan tes rapid antigen secara acak di beberapa titik keramaian seperti Lapangan Puputan Badung, Taman Kota Lumintang, dan Pantai Sanur. Hal ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kantor Wali Kota, Jumat (18/6/2021).

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, ditemui usai rapat mengatakan, langkah ini diambil karena melihat kasus Covid yang semakin meningkat di daerah lain. “Tadi Pak Wali Kota Denpasar yang didampingi Wakil Wali Kota Denpasar menginstruksikan kepada Satgas untuk mengambil langkah strategis dalam penanganan Covid-19 mengingat kasus sudah mulai meningkat. Jangan sampai lengah, sehingga kasus bisa meledak seperti di Kudus atau pun di Bangkalan,” kata Dewa Rai.

Seperti diketahui di berbagai daerah di luar Bali terutama di Pulau Jawa yang sangat berdekatan dengan Bali kasus Covid-19 meningkat tajam, bahkan mulai ditemukan adanya varian baru yakni varian Delta dari India yang daya tularnya sangat cepat. “Mulai besok (Sabtu, 19/6/2021) kami akan melakukan tes rapid antigen di tempat-tempat keramaian sebagai langkah antisipasi peningkatan penyebaran Covid-19,” katanya.

Wali Kota Jaya Negara dalam arahannya meminta untuk seluruh anggota Gugus Tugas Penanganan Covid-19 agar lebih meningkatkan penanganan, pemantauan, dan pencegahan virus utamanya pada titik-titik keramaian di Kota Denpasar. Sesuai data dalam dua hari terakhir kasus Covid-19 di Denpasar mulai ada peningkatan dan didominasi oleh kasus baru.

Dewa Rai menerangkan, BOR atau tingkat keterisian ruang isolasi di RS Wangaya juga mengalami peningkatan. Saat ini BOR di RS Wangaya mencapai 17,3 persen. “Saya mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai lengah dan abai dengan prokes, karena virus masih ada di sekitar kita. Jika lengah dan tidak disiplin kasus bisa melonjak lagi,” tegasnya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.