Anjing Gila Serang Seorang Bocah di Jembrana

Bocah korban gigitan anjing gila (rabies) di Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Jembrana.
43 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Kasus gigitan anjing gila (rabies) terus meluas di Jembrana. Kali ini anjing gila menyerang dan menggigit I Gusti Putu Angga Sudarmawan, seorang bocah 5 tahun asal Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Rabu (9/6/2021).

Dari informasi yang dihimpun posbali.co.id, Kamis (10/6/2021), sebelum anjing gila tersebut menyerang korban, anjing itu diajak bermain. Lama-kelamaan anjing tersebut terus menggoda korban. Karena merasa risih, korban mengejar dan memukul anjing itu. Bukannya anjing itu pergi setelah dipukul, malahan anjing tersebut berbalik mengejar korban dan langsung menyerang dengan mencakar dan menggigit mata kiri korban sehingga korban mengalami luka.

“Kemarin itu berdua digoda anjingnya, dipukul sama dia (korban) sudah lari dikejar lagi. Nah, itu udah waktu dia dikejar anjing itu langsung balik menggigit, mencakar di bagian matanya,” ujar paman korban, I Gusti Komang Budiartha.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa, Kamis (10/6) mengatakan, untuk korban gigitan anjing rabies di Banjar Tegalasih tersebut sudah mendapatkan suntikan vaksin antirabies atau VAR. “Untuk kasus gigitan anjing rabies ini merupakan kasus yang ke-10 di Kabupaten Jembrana sejak awal tahun. Di desa ini kasus ini yang kedua, di mana sebelumnya terjadi di Banjar Sawe,” katanya.

Widarsa mengatakan, guna melakukan pencegahan penularan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan eliminasi selektif terhadap anjing yang sempat kontak langsung dengan anjing yang positif rabies. Pihaknya juga langsung mengambil sampel otak anjing yang sempat kontak dengan anjing rabies itu guna mengetahui sejauh mana penyebaran rabies di desa ini.

“Selain melakukan eliminasi selektif, kami juga melakukan vaksinasi emergency gratis secara massal terhadap anjing warga di radius 100 meter dari lokasi gigitan,” pungkasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.