Ancam Penagih Utang Pakai Pedang Berujung Dibui

Foto : SAJAM BULELENG POLISI menunjukkan barang bukti berupa pedang yang digunakan pelaku mengancam korban. Foto: rik
88 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Satreskrim Polres Buleleng, membekuk Gusti Sudriyasa Utama (43) warga Banjar Dinas Kajanan, Desa Pengelatan, Buleleng, karena mengancam seorang pegawai jasa keuangan dengan senjata tajam, pada Rabu (24 /6) siang. Pelaku saat itu emosi karena ditagih untuk membayar cicilan hutangnya.
Saat itu, korban yang merupakan penagih utang (debt collector) datang ke rumah pelaku bermaksud menagih uang kredit motor. Namun, ada pembicaraan yang membuat pelaku emosi. Pelaku lantas masuk ke dalam kamar mengambil sebilah pedang dan mengancam korban.
Tak terima perlakuan sok preman tersangka, korban melaporkan ke Polres Buleleng. Usai menerima laporan, polisi mendatangi tempat kejadian dan menangkap pelaku. Saat ditangkap, ditemukan barang bukti senjata tajam berupa pedang.
‘’Korban awalnya datang untuk menagih pembayaran kredit motor. Lalu ada miss komunikasi pelaku ke belakang mengambil sebilah parang dan korban melarikan diri serta melapor ke Polres Buleleng,’’ kata Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto, Senin (29/6) siang.
Kemudian, rumah pelaku digeledah dan polisi kembali menemukan dua buah tombak, dua pucuk senapan angin, satu buah senjata pistol gas jenis organ, tiga buah pedang panjang, dan dua buah sangkur. ‘’Semuanya diakui kepemilikannya oleh tersangka tanpa dilengkapi izin. Pelaku adalah mantan anggota ormas terbesar di Bali, informasi dari masyarakat bahwa sajam itu sering diacung-acungkan untuk menakut-nakuti warga sekitar rumah pelaku,’’ jelas AKP Vicky.
Pelaku dijerat dengan Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pengancaman, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 9 tahun penjara. Lalu Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 10 tahun penjara. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.