Anak Yatim Penjual Roti Keliling Dapat Bantuan Motor dan Beasiswa

Ita Rahmasari, anak yatim penjual roti keliling di Sanggulan, Kediri, Tabanan, saat menerima bantuan dari donatur, Minggu (4/10).
147 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Anak yatim soleha yang masih duduk di bangku kelas XI SMK di Denpasar ketiban rezeki dari donatur, Minggu (4/10). Dia adalah Ita Rahmasari, gadis remaja yang tinggal di Tabanan, yang menyambung hidup dengan berjualan roti keliling di seputaran Sanggulan, Kediri, Tabanan.

Berawal dari keprihatinan seorang polwan yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Banjar Anyar, Aiptu Ni Putu Sri Parwati, ketika melihat seorang gadis yang sehari-hari keliling sebagai penjual roti. “Hingga beberapa lama saya perhatikan dia (Ita) jualan roti keliling, seperti tidak mengenal lelah dan gengsi untuk mencari uang, guna biaya sekolah dan bayar kos, serta biaya hidup sehari-hari bersama ibu kandungnya, hanya dengan mengandalkan upah berjualan roti keliling,” ujarnya.

Kondisi tersebut pun diakui Ita. Menurutnya, dari upah berjualan roti tidak cukup untuk membayar uang SPP sebesar Rp215.000 per bulan, hingga akhirnya dia punya tunggakan SPP mencapai Rp7.190.000. Karena itu pula pihak sekolah menahan rapor Ita sampai sekarang.

Perjuangan hidupnya bukan itu saja. Untuk transportasi ke sekolah di Denpasar, Ita harus menyewa sepeda motor. “Melihat kondisi tersebut, saya ikut prihatin dan berusaha mencari donatur yang bisa membantu Ita,” ujar Aiptu Sri Parwati.

Aiptu Sri Parwati yang bersinergi dengan Babinsa Sertu Fathol Bari, yang ikut mendampingi donatur dipimpin I Wayan Andy Kariasa, menemui Ita dan ibu kandungnya, guna menyerahkan bantuan. Antara lain berupa satu unit sepeda motor beserta BPKP dan STNK, uang tunai untuk melunasi tunggakan SPP sebesar Rp7.190.000, uang bekal Rp500.000, dan sembako berupa satu krat telur, 10 kg beras, dan satu tas berisi kebutuhan dapur.

“Kepada yang bersangkuta (Ita), kami juga sampaikan bahwa dengan sumbangan ini bisa jadi penyemangat dan motivasi untuk lebih giat dan maju dalam mencari nafkah,” ujar Aiptu Sri Parwati.

Sementara itu, Kapolsek Kediri, Kompol I Gusti Nyoman Wintara, mengatakan kehadiran bhabinkamtibmas di tengah-tengah masyarakat secara melekat agar dapat memberikan pelayanan, pengamanan, dan bantuan dalam setiap kegiatan. “Sekaligus dapat menyerap informasi yang sedang berkembang, sehingga dapat ditangani lebih awal dan tidak berkembang jadi masalah yang lebih besar,” ujarnya.

Di tempat terpisah, bos roti yang memberikan pekerjaan berikut fasilitas sepeda motor bekas kepada Ita untuk keliling berjualan roti, Sri Rahayu (44), mengucap syukur karena ada pihak lain yang juga ikut membantu anak yatim tersebut. Dia menuturkan, Ita dan ibunya yang ketika itu dalam kondisi terpuruk dibantu untuk bangkit dalam perjuangan hidup.

“Kebetulan mereka juga tetangga, kemudian kami bantu sebisanya, termasuk memberikan pekerjaan untuk berjualan roti keliling. Dia (Ita) ternyata anak yang rajin dan ulet,” ujar Sri Rahayu, pengelola usaha roti merk terkenal, yang tinggal di bilangan Jalan Rajawali, Tabanan itu. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.