Alumni SMA 1 Narmada Turun Kejalan Bagi Masker

169 Melihat

LOBAR, POSBALI.CO.ID – Dua orang Alumni SMA 1 Narmada dinyatakan positif terjangkit Virus Corona. Merasa prihatin, jajaran alumni SMA terfavorit di Kabupaten Lobar itu pun menggelar aksi turun ke jalan dengan membagikan masker dan Handsanitiser di wilayah Narmada dan Lingsar.

Kamis (23/4), puluhan alumni bergerak membagikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan Handsanitiser. Setidaknya ada titik lokasi pembagian APD tersebut yakni di depan Kantor Camat  Lingsar dan di depan SMA 1 Narmada.

Ketua alumni SMA 1 Narmada H. Sardian yang ditemui saat aksi pembagian masker di depan Kantor Camat Lingsar menyampaikan bahwa apa yang dilakukan jajaran alumni adalah sebagai upaya mencegah semakin meluasnya penyebaran Virus Corona tersebut. “Kita mencoba turut berperan aktif dalam upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, aksi turun ke jalan yang dilakukan jajaran alumni juga sebagai bentuk keprihatinan terhadap salah seorang alumni yang positif terjangkit virus berbahaya tersebut. “Ada keluarga kami di Alumni SMA 1 Narmada yang positif. Selain dia, ada keluarganya juga yang dinyatakan positif. Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk keprihatinan kami terhadap keluarga kami dan langkah antisipasi agar tidak ada lagi masyarakat yang terjangkit,” paparnya.

Sementara itu, Camat Lingsar Jamaluddin yang juga turut mendampingi alumni SMA 1 Narmada di depan kantornya mengapresiasi apa yang dilakukan jajaran alumni SMA 1 Narmada tersebut. “Harapan kami agar semakin banyak masyarakat yang perduli sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini,” harapnya.

Dikatakan Jamaluddin, sejauh ini pihaknya selalu mendampingi dan mengakomodir pihak-pihak atau donatur yang melakukan pembagian masker. “Selain itu, sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat yang terkena Virus Corona ini kami juga sudah membagi sembako dibeberapa titik,” jelasnya.

Kecamatan Lingsar lanjut Jamaluddin merupakan kecamatan yang cukup banyak yang warganya positif yakni 5 orang yang sebagian besar berasal dari klaster Gowa. “Lingsar juga cukup booming terkait Covid-19 ini. Itu karena wilayah kita yang pertama kali melakukan rapid tes,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah melakukan tracking  kepada masyarakat yang pernah kontak dengan 5 orang warga yang dinyatakan positif dari hasil Swab pemerintah. “Untuk di kecamatan Lingsar, ada sekitar 75 jamaah tabligh yang turut acara di Gowa Sulawesi Selatan. Dan yang positif sebanyak 5 orang. Mudahan tidak ada penambahan lagi,” ujarnya berharap.

Dan untuk rapid tes sendiri, di kecamatan Lingsar sudah ada sekitar 128 orang warga yang mengikutinya. “Kami akan bekerjasama dengan pihak Dikes Lobar untuk kembali melakukan rapid tes,” tutupnya. 033

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.