Almarhum Pasien Terjangkit Virus Corona nomor 25 Ditegaskan Tidak Pernah Menginap di Hotel Four Seasons Jimbaran

905 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Adanya kabar yang berhembus di media jejaring sosial, terkait almarhum pasien terjangkit virus corona nomor 25 sempat menginap di hotel Four Seasons Resor at Bali Jimbaran Bay, mendapatkan klarifikasi dari manajemen hotel terkait. Melalui pernyataan resmi PR & Communication Manager Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay, Adrian Pardede, pihak hotel menegaskan bahwa bule tersebut tidak pernah menginap di Four Seasons Resort Bali selama waktu liburannya di Bali. Wanita berkewanegarana Inggris tersebut diketahui jatuh sakit sebelum reservasi di Four Seasons, dan langsung dibawa ke rumah sakit dari hotel tempatnya menginap sebelumnya.

Kendati wanita tersebut belum sempat menginap di hotel tersebut, namun partner bepergian bule itu diakui tinggal di properti Four Season seorang diri, tepatnya pada tanggal 4 hingga 8 Maret 2020 lalu. Namun karena partner yang bersangkutan merasa sempat melakukan kontak sebelumnya, kemudian yang bersangkutan langsung memeriksakan diri ke rumah sakit pada tanggal 8 Maret 2020. Ia juga diketahui telah ditempatkan di ruang isolasi sebagai salah satu langkah penanganan. “Ia saat ini tinggal di rumah sakit, dan sedang menunggu hasil tes Covid-19. Kami akan memberikan kabar sesegera mungkin ketika ada informasi tambahan,”terangnya.

Sehubungan dengan itu, Adrian mengaku telah memberikan informasi kepada para tamu yang menginap pada periode yang sama dengan tamu bersangkutan, serta para karyawan yang pernah berinteraksi dengannya. Mereka telah diarahkan untuk melakukan karantina bagi diri mereka sendiri di rumah. Pihaknya juga mengaku secara penuh bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Indonesia dan para aparatur kesehatan berwenang di Bali.

Sebelum kasus tersrbut diinformasikan kepada pihaknya, Four Seasons diakuinya telah meningkatkan protokol kesehatan yang sebelumnya cukup ketat. Yaitu mencakup cara-cara pemrosesan makanan, sanitasi, pembersihan kuman dan kebersihan kamar-kamar para tamu serta area publik. Menyediakan cairan sanitasi anti bakteri di area seluruh resor dan disediakan masker untuk para tamu yang membutuhkan. “Kami mengadakan pengecekan suhu badan terhadap seluruh karyawan, dan mereka juga sudah disediakan peralatan untuk memastikan bahwa semua kegiatan menggunakan protokol dan panduan kesehatan terbaru,”imbuhnya.

Sementara Bendesa Adat Jimbaran, Made Budiartha menerangkan, kabar tersebut membuat warganya sempat khawatir dan cemas akan kesehatannya. Apalagi ditengah kondisi pariwisata saat ini, tentunya itu juga akan berdampak buruk terhadap citra wilayah Jimbaran. Untuk itu pihaknya mengaku telah mengkonfirmasi pihak hotel, dan kabar tersebut dinyatakan tidak benar adanya. “Selain komponen pariwisata, warga Jimbaran sangat merasa terpukul oleh tersebarnya informasi hoaks ini. Bukan hanya kaitan dengan imbasnya terhadap sektor pariwisata, tapi juga berkaitan dengan kekhawatiran terhadap kesehatan pribadi masing-masing,”terangnya. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.