Akses Jembatan Butus Target Selesai 18 Desember 2021

Memastikan pengerjaan proyek jembatan Butus, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika; didampingi I Nengah Sumardi, I Komang Sartika, serta I Wayan Parka dari Komisi II DPRD Karangasem, Rabu (13/10/2021) melaksanakan monitoring ke lokasi proyek jembatan tersebut.
78 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Proyek pembangunan jembatan Butus, Bhuwana Giri, Bebandem, Karangasem kini hampir rampung. Sebelumnya akses jalan itu sering dikeluhkan masyarakat, terutama pada saat musim hujan, karena mengakibatkan terhambatnya jalur transportasi.

Memastikan pengerjaan proyek jembatan Butus, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika; didampingi I Nengah Sumardi, I Komang Sartika, serta I Wayan Parka dari Komisi II DPRD Karangasem, Rabu (13/10/2021) melaksanakan monitoring ke lokasi proyek jembatan tersebut.

Suastika mengatakan, kegiatan monitoring itu merupakan salah satu tugas DPRD sebagai pengawasan dalam proses penganggaran agar anggaran sesuai dengan kegiatan dilaksanakan oleh Dinas PU. Kata dia, pelaksanaan kegiatan digarap tahun 2021, dan ekonomi masyarakat bergerak dengan adanya pekerjaan fisik yang memang bisa dialokasikan pemerintah. Selain itu, jelasnya, legislatif harus mengawasi kualitas kerja dan proses penggarapan pekerjaan.

“Ini adalah yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Butus, Bhuwana Giri, Bebandem karena merupakan akses jalan yang sering terjadi banjir,” sebutnya.

Dia berharap pelaksana proyek mengerjakan dengan tepat waktu. Pun mengingatkan agar pengerjaan faktor cuaca, karena jika sampai hujan tidak bisa menyelesaikan dengan baik. Suastika mengaku bersyukur melihat kemajuan pengerjaan karena, sesuai yang disampaikan pelaksana, melebihi dari target, dan hampir selesai sebelum jatuh tempo.

Lebih lanjut dipaparkan, legislatif sangat penting melakukan pengawasan, baik terkait serapan anggaran dan termasuk pelaksanaan waktu kerjanya. Untuk urusan bestek, dia berkata pengawasan ditangani dinas terkait agar kualitas tetap terjaga. “Untuk jembatan ini tidak boleh main-main, jadi pastilah kualitas tetap kita harapkan. Untuk anggaran kurang lebih 3,8 miliar, dan ditarget terakhir kontrak tanggal 18 Desember 2021,” tandasnya.

I Wayan Surata Jaya selaku PPK proyek jembatan tersebut mengutarakan, persentase pengerjaan baru selesai 38 persen. Kendati demikian, dengan sisa waktu dua bulan ke depan, dia optimis dapat terkejar. Dia mendaku masih menunggu gardernya dari PT Kalparis sebagai pendukung pengadaan, dengan jadwal pemasangan bulan Oktober ini. “Selama ini tidak ada hambatan dalam pengerjaan. Waktu pengerjaan jembatan ini 150 hari kalender, dengan kontrak terakhir tanggal 18 Desember 2021 ini,” cetusnya memungkasi. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.