Akah Wakili Klungkung dalam Lomba Desa Produktif Bebas Covid-19

Wabup Made Kasta memberikan sambutan dalam Lomba Desa Produktif Bebas Covid-19 tingkat Provinsi Bali, Selasa (11/8).
361 Melihat

KLUNGKUNG, posbali.co.id – Desa Akah, Kecamatan Klungkung mewakili Kabupaten Klungkung dalam Lomba Desa Produktif Bebas Covid-19 tingkat Provinsi Bali, Selasa (11/8). Bertempat di Balai Desa Akah, Perbekel Desa Akah Nyoman Sujati dalam laporannya kepada tim penilai yang dipimpin oleh Mayor I Gusti Made Sweda menyampaikan, untuk menghadapi lomba ini desanya telah menyiapkan sejumlah program inovatif yang telah berjalan sejak maraknya penyebaran Covid-19 di Klungkung.

Adapun program tersebut antara lain, menggunakan aplikasi smart desa dalam pengelolaan data penanganan Covid-19. Dalam aplikasi itu juga terdapat fitur Map Tracker, sebuah tampilan informasi lokasi warga yang positif Covid-19. Untuk menghindari kerumunan warga dalam mengurus surat-surat ke kantor desa, kegiatan surat menyurat bisa dilakukan lewat aplikasi. Dengan demikian warga tidak harus berduyun-duyun datang ke kantor desa.

“Ada juga Program Inovasi Wakerku (Wajib Masker Bagi Warga yang Keluar Rumah) juga telah diterapkan dengan baik oleh warga Desa Akah. Apalagi saat melakukan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama di tempat umum, warga diwajibkan menggunakan masker. Selain itu, selama pandemi, desa juga telah melakukan penyemprotan desinfektan setiap 3 hari sekali di tempat-tempat umum maupun di rumah rumah warga,” jelas Nyoman Sujati.

Ketua Tim Penilai, Mayor I Gusti Made Sweda, mengatakan lomba yang diprakarsai oleh TNI AD ini digelar bertujuan sebagai sarana untuk pemilihan kompetisi antardesa dalam mendukung tugas pokok TNI AD untuk menyiapkan ruang alat dan kondisi ruang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara. Sasaran yang ingin dicapai yakni desa diharapkan mempunyai protokol yang dibuat sendiri oleh masyarakat sesuai kebutuhan di wilayahnya dan sesuai kearifan lokal, namun tetap memenuhi standar protokol kesehatan untuk Covid-19.

“Kriteria penilaian dalam lomba ini di antaranya di bidang organisasi, ekonomi, kesehatan dan sosial budaya,” jelasnya.

Wabup Made Kasta dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada lima orang Tim Penilai di desa kelahirannya itu. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, Pemerintahan Desa Akah disebutnya telah didukung oleh aplikasi pintar yang bisa diakses melalui telepon pintar. Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Pemkab Klungkung telah melakukan berbagai upaya dan cara, baik itu sekala hingga niskala. Klungkung bahkan sempat mengalami nol peningkatan jumlah penderita Covid-19.

Namun belakangan jumlah penderita malah semakin bertambah seiring diberlakukannya new normal. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk berdamai dengan Covid-19. Hal ini dilakukan dengan menguatkan kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

“Kita harus berdamai dengan Covid dengan cara menguatkan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin,” ujar Wabup Kasta saat didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Made Adi Swapadni, Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, serta prajuru adat dan dinas Desa Akah. 022

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.