Agustus, Target Rehabilitasi Rumah Pascagempa Tuntas

Danrem Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani saat memberikan arahan-pada-ratusan aparat TNI dan fasilitator di wilayah Narmada Lombok Barat terkait target rehab-dan rekon pascagempa-NTB
Danrem Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani saat memberikan arahan-pada-ratusan aparat TNI dan fasilitator di wilayah Narmada Lombok Barat terkait target rehab-dan rekon pascagempa-NTB
183 Melihat

LOBAR, POS BALI – Proses rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah rumah pascagempa di wilayah terdampak gempa di NTB, masih terus berjalan hingga kini.  Meski , hampir semua umat islam melaksanakan ibadah puasa ramadhan, namun para pihak yang terkait pembangunan rumah terus mengejar target penyelesaian, khususnya rumah rusak berat yang harus selesai pada 25 Agustus 2019.

          “Dari kemarin hingga tadi, kami pantau langsung proses pembangunan rumah korban gempa bumi di wilayah Lombok Barat, yakni di Kecamatan Narmada, masih berjalan dengan baik. Memang suasana puasa, para pekerja kita paham staminanya agak kurang. Sehingga, mereka menggantinya pada malam hari,” ujar Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menjawab wartawan dalam sidaknya ke sejumlah tempat. Salah satunya di Narmada, Senin (20/5) kemarin.

          Danrem optimis jika proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan bisa berjalan dengan baik sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Apalagi, para prajurit TNI telah diminta bekerjasama dengan para fasilitator untuk tetap fokus menyelesaikan tugas membangun rumah-rumah yang terimbas gempa bumi tahun lalu, khususnya yang mengalami rusak berat.

“Saya sudah semengati pasukan TNI bahwasanya, tugas ini suatu perjuangan, apalagi momennya kini bulan suci Ramadhan. Jadi, kita tetap fokus pada proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan menggunakan teknik skala prioritas sehingga secara bertahap dan berlanjut dari satu desa ke desa yang lain akan selesai dengan tuntas,” jelas Rizal saat menyemangati pasukan TNI.

          Menurut Danrem, hingga Sabtu (18/5), dari 76.779 unit rumah rusak berat yang sudah terverifikasi, sebanyak 7.958 rumah atau 11,12 persen dari keseluruhan sudah berhasil dibangun. Adapun sebanyak 19,144 rumah atau 26,75 persen lainnya masih dalam proses pembangunan

          Sementara, dari 49.348 unit rumah rusak sedang yang terverifikasi, sebanyak 5.710 rumah atau 17,25 persen dari total keseluruhan sudah dibangun. Sebanyak 13.581 unit rumah atau 41,04 persen dalam proses pembangunan.

          “Sedangkan untuk rumah rusak ringan yang terverifikasi sebanyak 116.030 rumah. Yang sudah selesai sebanyak 24.441 rumah atau 22,09 persen, dan 32.729 rumah atau 29,58 persen dalam proses pembangunan,” tandas Rizal. 031.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.