Agnes, Bule Polandia Bisnis di Bali Tanpa Kitas

945 Melihat

DENPASAR, POS BALI – Bule asal Polandia, Agniezka Sylwia diduga menyalah gunakan visa. Sebab, ia masuk ke Bali menggunakan visa wisatawan dari tiga tahun lalu. Belakangan ini terungkap perempuan usia 48 tahun ini memiliki tiga perusahaan di Bali, yaitu PT Indo Abadi Consulting, PT Pesona Mahadewi dan PT Duta Cakra Birawa. 

Anehnya, dugaan penyalahgunaan visa itu telah dilaporkan Ketut Sugiarta yang bekerja di salah satu PT milik Agniezka, kepada pihak Imigrasi pada 28 Oktober lalu. Pihak Imigrasi langsung merespon laporan itu dengan melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap Agnieszka di salah satu hotel di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (1/11) lalu.

Agniez Wylia Bule Polandia yang bisnis di Bali tanpa Kitas

Namun melalui pengacaranya, pada siang itu Agniezka ditangguhkan penahanannya dan hanya passport miliknya ditahan Imigrasi. “Siang itu dia langsung dilepas dengan alasan penangguhan penahanan. Besoknya baru di-BAP,” kata Sugiarta kepada media di Denpasar, Selasa (12/11)

Menurut Ketut Sugiarta beberapa pelanggaran yang dilakukan Agniezka. Diantaranya, menyalah gunakan visa kunjungan dan punya lebih dari pada satu PT. Kantor PT yang ia gunakan fiktif  dan  tempat tinggalnya juga berpindah pindah alias tidak tetap. “Anehnya lagi Agniezka menanda tangani kontrak kerja dengan PT lain sebelum memiliki Kitas (kartu ijin tinggal sementara).  Dengan kesalahan diatas,  bule ini masih bebas melakukan aktivitasnya. Sampai sekarang pihak Imigrasi belum melakukan deportasi,” kata Ketut Sugiarta.

Dikatakan Ketut Sugiarta, dalam laporannya ke pihak Imigrasi ia melampirkan bukti kepemilikan PT Indo Abadi Consulting atas nama Agneizka dan kerjasama antara PT Indo Abadi Consulting dengan perusahaan lain yang ditandatangani oleh Agneizka sebelum memiliki kitas “Semua data sudah saya serahkan kepada pihak imigrasi,” ucapnya. 003

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.